Breaking News:

Anak Pejabat Pajak Aniaya Remaja

Sri Mulyani Singgung Pengkhianat dan Musuh seusai Pecat Rafael Alun, Sindir Gaya Hidup Mewah

Setelah kasus anaknya viral, Rafael Alun Trisambodo dipecat Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Kolase TribunJakarta
Kolase foto Rafael Alun Trisambodo (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan). Sri Mulyani memecat Rafael Alun dari jabatannya akibat ulah sang anak, Mario Dandy Satriyo (20) yang menganiaya anak pengurus GP Ansor, D (17). 

TRIBUNWOW.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mencopot Rafael Alun Trisambodo dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah Jakarta Selatan II.

Dilansir TribunWow.com, Rafael Alun merupakan ayah Mario Dandy Satriyo (20), tersangka penganiayaan anak pengurus GP Ansor, D (17).

Pencopotan Rafael Alun merupakan buntut aksi penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy.

Setelah kasus penganiayaan viral, terungkap gaya hidup mewah Mario Dandy selama ini.

Baca juga: Buntut Kelakuan Mario Dandy, sang Ayah Rafael Alun Trisambodo Resmi Dicopot dan Diperiksa Hartanya

Di media sosial, ia kerap memamerkan kehidupan mewah, terutama sejumlah mobil offroad dan motor gede.

Sri Mulyani mengumumkan pemecatan tersebut dalam konferensi pers terkait penanganan internal Rafael Alun Trisambodo di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jumat (24/2/2023).

"Pada tanggal 23 Februari yang lalu inspektorat jenderal telah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, di dalam rangka untuk Kemenkeu mampu melangsungkan pemeriksaan, maka mulai hari ini saudara RAT saya minta untuk dicopot dari tugas dan jabatannya," ungkap Sri Mulyani, dikutip dari Tribunnews.

Sri Mulyani berharap pemeriksaan terhadap Rafael dilakukan secara terliti dan profesional.

Apalagi belakangan diketahui Rafael memiliki kekayaan senilai Rp 56,10 miliar.

Total kekayaan Rafael Alun tercacat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.

Polres Jakarta Selatan menghadirkan Mario Dandy Satriyo, anak pejabat pajak di Jakarta Selatan yang menjadi tersangka penganiayaan putra pengurus GP Ansor di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (22/2/2023).
Polres Jakarta Selatan menghadirkan Mario Dandy Satriyo, anak pejabat pajak di Jakarta Selatan yang menjadi tersangka penganiayaan putra pengurus GP Ansor di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (22/2/2023). (Wartakotalive.com)

Baca juga: Viral Maki Polisi, 3 Debt Collector Jadi Bulan-bulanan Aparat: Kemarin Gagah Sekarang Terbirit-birit

Sementara itu, Sri Mulyani lantas menyoroti gaya hidup mewah Mario Dandy.

Menurut Sri Mulyani, perilaku bermewah-mewahan anak pejabat negara tak sepatutnya dilakukan.

"Sebagai bendahara negara, kepercayaan masyarakat tidak boleh dikhianati dan tidak boleh dikompromikan," ungkap Sri Mulyani.

Ia mengatakan semua pekerja Kementerian Keuangan dianggap sebagai pengkhianat serta musuh masyarakat jika tidak memanfaatkan kepercayaan masyarakat.

"Pengkhianatan yang dilakukan siapapun di dalam Kementerian Keuangan adalah pengkhianatan kepada seluruh jajaran di Kementerian Keuangan yang sudah bekerja baik, bekerja jujur dan bekerja profesional," kata Sri Mulyani.

Halaman
12
Tags:
Sri MulyaniMario DandyRafael Alun TrisambodoPajakPenganiayaan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved