Breaking News:

Berita Viral

Ini Tampang Debt Collector Viral Bentak Polisi, Ternyata Kabur ke Ambon setelah Heboh di Medsos

Sejauh ini ada tiga debt collector yang ditangkap oleh pihak kepolisian seusai viral membentak seorang anggota Polri.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TikTok/@clarashintareal dan KOMPAS.com/Tria Sutrisna
Foto kanan: Sejumlah debt collector terekam kamera mengambil paksa mobil seorang wanita hingga membentak polisi di apartemen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Foto kiri: Seorang debt collector berinisial LW dibawa penyidik Polda Metro Jaya usai tertangkap di wilayah Saparua, Provinsi Maluku, Kamis (23/2/2023. 

TRIBUNWOW.COM - Debt collector berinisial LW hanya diam dan menunduk seusai diciduk oleh Anggota Polri setelah viral di media sosial (medsos) mengambil paksa mobil selebgram bernama Clara Shinta dan membentak polisi yang mencoba memediasi.

LW diketahui sempat kabur ke luar pulau tepatnya ke Ambon setelah kasus debt collector bentak polisi heboh di medsos diviralkan oleh Clara Shinta.

Dikutip TribunWow dari Kompas, LW diketahui diamankan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Saparua, Maluku.

Baca juga: Reaksi Kapolda Metro Jaya soal Viral Video Anak Buahnya Dibentak Debt Collector: Darah Saya Mendidih

Ketika berada di Polda Metro Jaya, pelaku tampak hanya diam dan menunduk.

Mengenakan pakaian serba hitam, pelaku tampak diborgol oleh pihak kepolisian.

"Nanti sore akan disampaikan lebih lanjut," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/2/2023).

Sejauh ini baru ada tiga debt collector termasuk LW yang telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Dikutip dari Kompas, Clara Shinta sendiri telah melaporkan kasus perampasan mobil yang ia alami ke Polda Metro Jaya pada Senin (20/2/2023).

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/954/II/2023/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 20 Februari 2023.

"Alhamdulillah laporan sudah diterima dan ditangani semua," ujar Clara kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/2/2023).

Baca juga: Ternyata Dikeroyok 30 Orang, Polisi yang Viral Dibentak Debt Collector Sempat Disalahkan karena Ini

Sejumlah debt collector terekam kamera mengambil paksa mobil seorang wanita hingga membentak polisi di apartemen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Sejumlah debt collector terekam kamera mengambil paksa mobil seorang wanita hingga membentak polisi di apartemen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. (TikTok/@clarashintareal)

Pada video yang beredar, Fadil mengaku tak terima anggotanya dimaki-maki debt collector.

"Saya lihat preman ini sudah merajalela di Jakarta ini. Sampai tadi malam saya tidur jam 3, darah saya mendidih itu saya lihat anggota dimaki-maki begitu," ujar Fadil, dikutip dari Tribunnews.

Fadil lantas meminta oknum debt collector tersebut segera ditangkap.

Ia menyebut aksi premanisme di Jakarta sudah tak bisa ditolerir lagi.

"Enggak ada lagi tempatnya preman di Jakarta. Jangan mundur lagi, sedih hati saya itu, bolak-balik," ucap Fadil.

"Yang debt collector macam itu jangan biarkan dia itu, lawan, tangkap, jangan pakai lama."

"Ini Kasat Serse- Kasat Serse jangan lambat datang ke TKP kalau ada begitu."

"Cepat respons, cepat tangkap preman-preman kayak gitu," sambungnya.

Sejumlah debt collector terekam kamera mengambil paksa mobil seorang wanita hingga membentak polisi di apartemen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Sejumlah debt collector terekam kamera mengambil paksa mobil seorang wanita hingga membentak polisi di apartemen di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. (TikTok/@clarashintareal)

Baca juga: Kronologi Viral Polisi Dibentak Debt Collector, Pemilik Mobil Sudah Diincar hingga Bayar Rp 267 Juta

Selain menangkap debt collector, Fadil juga meminta kepolisian memgusut perusahaan leasing yang memanfaatkan jasa preman.

"Debt collector juga kalau ada yang ngomongnya kasar. Termasuk yang order itu, siapa itu perusahaan leasing yang order itu," kata Fadil.

"Gak boleh lagi, debt collector-collector yang menggunakan kekerasan."

"Menteror orang, gak boleh lagi. Saya perintahkan kamu itu," tandasnya.

Kronologi Kejadian 

Pemilik mobil sekaligus pengunggah video viral, Clara Shinta, membeberkan kronologi hingga anggota polisi Aiptu Evin dibentak pihak debt collector.

Dilansir TribunWow.com, Clara Shinta mengaku telah diincar oleh para penagih utang hingga akhirnya dibantu oleh pihak security apartemen dan Aiptu Evin.

Untuk menyelesaikan kasus tersebut, Clara Shinta bahkan terpaksa harus merogoh kocek hingga Rp 267 juta.

Kejadian tersebut dituturkan Clara Shinta dalam tayangan talkshow yang diunggah kanal YouTube TRANS TV Official, Selasa (21/2/2023).

Ia mengaku membeli mobil berjenis Toyota Alphard tersebut secara kas, untuk mengantar anaknya ke sekolah.

Konten kreator Clara Shinta yang mengunggah video viral polisi Aiptu Evin dibentak-bentak debt collector, Selasa (21/2/2023).
Konten kreator Clara Shinta yang mengunggah video viral polisi Aiptu Evin dibentak-bentak debt collector, Selasa (21/2/2023). (YouTube TRANS TV Official)

Baca juga: Sampai Tak Bisa Tidur, Kapolda Fadil Imran Mendidih Lihat Video Viral Polisi Dibentak Debt Collector

"Waktu mengantar anak aku sekolah, oknum tersebut (debt collector-red) sudah mengikuti dari sekolah sampai ke apartemen," terang Clara Shinta.

"Setelah anak turun, terus debt collector itu ke basement, menghampiri driver aku, terus ambil kunci dan ambil mobilnya gitu."

Clara Shinta yang ketika itu sudah sampai ke apartemennya di lantai atas, dipanggil turun karena adanya keributan.

Ia lantas terkejut saat disodori surat penarikan mobil, lantaran merasa tak pernah menggadaikan kendaraannya.

Clara Shinta mengaku tak tahu menahu jika mobil tersebut sudah digadaikan, karena BPKB kendaraan dibawa oleh mantan suaminya.

Belakangan baru diketahui bahwa BPKB tersebut diserahkan ke rekan sang mantan suami untuk jaminan perjanjian bisnis.

Setelah beberapa kali berpindah tangan, BPKB kendaraan tersebut akhirnya jatuh ke kantor leasing.

"Kemarin banget aku baru serah terima BPKB-nya, aku sudah lunasi semua utang-utangnya," kata Clara Shinta.

"Kalau ditotal semua ada Rp 267 yang aku bayar."

Baca juga: Sampai Tak Bisa Tidur, Kapolda Fadil Imran Mendidih Lihat Video Viral Polisi Dibentak Debt Collector

Meski tahu kesalahan bukan ada di pihaknya, Clara Shinta mengaku ikhlas membayar karena ingin kembali memiliki mobilnya.

"Itu unit aku, dan yang membuat aku berat itu ada memori, karena mobil itu aku beli buat anak aku sekolah, jadi itu yang membuat aku sedih."

Adapun kejadian pembentakan terhadap Aiptu Evin terjadi saat anggota polisi tersebut berusaha memediasi Clara Shinta dengan pihak debt collector.

Pasalnya, apartemen Clara Shinta tersebut ternyata sudah dikepung oleh sekitar 30 orang anggota debt collector.

Sehingga, meski sudah berusaha dihalangi, para debt collector berhasil membawa pergi mobil milik Clara Shinta kala itu. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Sumber: TribunWow.com
Tags:
ViralDebt collectorPolisiClara Shinta
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved