Berita Viral
Fakta Viral Pembunuhan Bos Ayam Goreng di Bekasi, Bayi Korban Juga Diculik lalu Dibiarkan Kelaparan
Kasus viral pembunuhan bos ayam goreng di Bekasi, Jawa Barat, akhirnya terungkap.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Polisi berhasil menangkap dua pelaku kasus viral pembunuhan bos ayam goreng berinisial I (29) di Bekasi, Jawa Barat.
Dilansir TribunWow.com, pelaku pembunuhan sadis itu merupakan karyawan korban berinisial HK (21) dan MA (14).
Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga menemukan anak korban berusia 17 bulan yang diculik kedua pelaku seusai pembunuhan.
Di hadapan polisi, kedua pelaku mengaku nekat membunuh bosnya karena sakit hati.
"Motif sementara dari pengakuan tersangka adalah karena sakit hati, yaitu terkait dengan gaji, terkait dengan perlakuan karena yang bersangkutan baru bekerja lima hari," ungkap Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Pengakuan Pria Bunuh Bocah 5 Tahun karena Suara Musik, Rudapaksa Jenazah Korban sebelum Dibuang
Berikut TribunWow.com rangkum fakta-fakta pembunuhan bos ayam goreng di Bekasi:
1. Pembunuhan Berencana
Hengki mengatakan sebelum melakukan aksinya pelaku telah merencanakan pembunuhan ini selama tiga hari.
Ia mengaku cukup kaget saat mengetahui satu di antara kedua pelaku masih berusia 14 tahun.
"Kami sangat menyayangkan salah satu pelaku masih anak di bawah umur," kata Hengki, dikutip dari Wartakotalive.com.
Sementara itu aktor utama dalam kasus ini adalah HK (21).
Menurut Hengki, aksi pembunuhan bermula saat korban masuk ke dalam rukonya untuk berjualan seperti biasa.
Saat itu, pelaku sudah bersiap-siap melakukan pembunuhan.
"Dan pada saat masuk ke dapur, langsung ada pemukulan menggunakan tabung gas pada korban ke kepala berkali-kali," ujar Hengki.

Baca juga: Fakta Viral Aksi Keji Pria di Sulut Culik, Bunuh Lalu Buang Jasad Anak Tetangga karena Hal Sepele
Baca juga: Viral Detik-detik Ayah Bunuh Bayinya karena Game Online, Ditinggal Makan saat Korban Sesak Napas
2. Korban Sempat Teriak