Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Mengklaim Kemenangan atas Ukraina, Zelensky Sebut Jadi Serangan Balas Dendam Terbesar

Zelensky mengingatkan selama berminggu-minggu bahwa Rusia telah siap kembali bertempur menginvasi Ukraina.

YouTube The Telegraph
Penampakan serangan pasukan militer Rusia ke Dnipro, Ukraina, Sabtu (14/1/2023). Zelensky mengingatkan selama berminggu-minggu bahwa Rusia telah siap kembali bertempur menginvasi Ukraina. 

TRIBUNWOW.COM - Rusia disebut telah memulai balas dendam yang terbesar atas perlawanan ke Ukraina.

Hal itu dikatakan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Senin (30/1/2023) yang dikutip TribunWow.com dari Channel News Asia.

Rusia awalnya mengklaim serangan peningkatan tambahan di timur negaranya.

Baca juga: Ini Alasan Bantuan Tank AS dkk ke Ukraina Belum Tentu Bisa Kalahkan Rusia di Medan Perang

Zelensky lalu mengingatkan selama berminggu-minggu bahwa Moskow telah siap kembali bertempur.

Moskow meningkatkan serangan selama 2 bulan terakhir.

Banyak kebrutalan terjadi di sepanjang garis depan yang membentang melintasi selatan dan timur.

Namun tidak ada tanda-tanda serangan baru yang lebih luas di bagian Provinsi Donetsk, Timur Ukraina.

Baca juga: UNHCR Turun Tangan Atasi Isu Rusia Deportasi dan Adopsi Paksa Pengungsi Anak dari Ukraina

Zelenskyy mengatakan serangan Rusia di timur tanpa henti menjadikannya sebagai balasan atas keberhasilan Ukraina.

Setelah sebelumnya Ukraina telah mendorong pasukan Rusia kembali dari ibu kota, timur laut dan selatan pada awal konflik.

“Saya pikir Rusia benar-benar ingin balas dendam yang besar. Saya pikir mereka sudah memulainya,” kata Zelenskyy.

"Setiap hari mereka membawa lebih banyak pasukan reguler mereka, atau kami melihat peningkatan jumlah Wagnerites," katanya kepada wartawan di kota pelabuhan selatan Odesa.

Baca juga: Diduga Kirim Foto Satelit untuk Bantu Tentara Bayaran Rusia, Perusahaan Asal China Disanksi AS

Dalam beberapa minggu terakhir, negara-negara Barat telah menjanjikan ratusan tank modern.

Selain itu ada kendaraan lapis baja untuk melengkapi pasukan Ukraina dalam serangan balasan untuk merebut kembali wilayah pada tahun 2023 nanti.

Tetapi pengiriman senjata-senjata itu masih berbulan-bulan lagi. (TribunWoW.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVolodymyr ZelenskyVladimir Putin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved