Pilpres 2024
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani Makin Mesra, Pengamat: Cara untuk Mendapatkan Simpati Publik
Keakraban Ganjar Pranowo dan Puan Maharani dinilai merupakan strategi memenangkan hati publik.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Perubahan yang terjadi dalam relasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi sorotan.
Dilansir TribunWow.com, keduanya kini dinilai makin kerap menunjukkan keakraban setelah sebelumnya sempat dikabarkan berseteru.
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komaruddin menilai hal ini perlu dilakukan untuk memperoleh simpati publik.
Baca juga: Ganjar Pranowo Angkat Suara soal Kasus Rudapaksa oleh 6 Pemuda di Brebes, Singgung LSM BPPI
Ia juga menyinggung pernyataan Puan yang meminta maaf dan memberi klarifikasi terkait pemberitaan viral mengenai dirinya.
Pun penjelasan mengenai hubungan dengan Ganjar yang disebut Ketua DPP PDIP itu masih baik-baik saja selama ini.
Menurut Ujang, Puan saat ini sedang melancarkan strategi dengan cara mengevaluasi diri sendiri.
"Suka tidak suka, kedua momentum ketemu dengan Ganjar, maupun minta maaf kalau selalu cemberut, itu harus dilakukan. Karena itulah salah satu cara untuk mendapatkan simpati publik," kata Ujang dikutip Kompas.com, Senin (23/1/2023).

Baca juga: Puan Minta Maaf soal Video Viral Dirinya Cemberut Bagikan Kaus hingga Menanam Padi Terbalik
Ia pun menilai wajar cara Puan untuk memperbaiki citra dirinya di hadapan publik.
Secara perlahan, sikap Puan yang melunak dinilai akan menghasilkan persepsi positif di masyarakat.
"Hal positif itu bisa juga hasilnya akan mendapatkan positif," terang dia.
"Pelan-pelan masyarakat diubah pola pikirnya, bisa diubah persepsinya kalau Puan ke depan selalu menarasikan bahwa ia adalah seorang politisi yang humble, baik, bersahaja, merakyat, dan empati kepada publik," tandasnya.
Sebelumnya, sempat beredar isu hubungan Ganjar dan Puan tak mesra lantaran keduanya pernah beberapa kali tak hadir dalam acara bersama PDIP.
Namun, semua itu dibantah oleh Puan.
Puan justru menyebut pihak yang menyebarkan isu-isu negatif itu hanya ingin memecah PDIP.
"Nggak ada pikiran macam-macam, jadi ya itu yang mempunyai pikiran negatif hanya ingin memecah PDIP agar tidak solid," jelas Puan dikutip dari tayangan Program ROSI Kompas TV, Sabtu (13/1/2022) malam.