Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kehebatan Kendaraan Militer Ukraina Kiriman Prancis, Jerman dan AS, Siap Gempur Rusia di Musim Semi

Berikut spesifikasi kendaraan lapis baja milik Ukraina yang baru diperoleh dari Prancis, Jerman dan Amerika Serikat.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Bundeswehr
Ilustrasi kendaraan lapis baja. Terbaru, berikut spesifikasi 3 kendaraan tempur yang dikirim AS, Jerman dan Prancis untuk Ukraina, Jumat (6/1/2023). 

Marder juga membutuhkan tiga orang awak dan memiliki ruang yang cukup untuk membawa 5-6 pasukan infanteri dengan kecepatan yang sama dengan Bradley.

Hingga saat ini, Jerman belum menentukan berapa banyak kendaraan Marder yang akan dikirim.

Baca juga: Mayoritas Warga Jerman Tak Setuju Negara Mereka Kirimi Ukraina Tank untuk Perangi Rusia

3. AMX-10 Prancis

Dikembangkan pada tahun 1970-an, kendaraan tempur AMX-10 hingga saat ini masih digunakan oleh tentara Prancis.

AMX-10 adalah kendaraan beroda dengan meriam 105 mm yang dinilai sudah ketinggalan zaman sejak tahap akhir Perang Dingin.

Kendaraan ini dilengkapi dengan optik yang memungkinkan penembak untuk mencapai target hingga sekitar 1.500 meter.

Pelindung aluminium AMX-10 juga cukup tebal untuk mencegah serpihan peluru, sebagian besar peluru senapan mesin dan peluru meriam kecil.

Adapun saat bermuatan penuh kendaraan ini bisa mencapai bobot hingga 22 ton.

Militer Prancis menilai AMX-10 dapat diandalkan dan cukup mudah digunakan untuk berpindah dalam pertempuran di Afrika.

Jumlah yang akan dikirim ke Ukraina belum dikonfirmasi tetapi diyakini Prancis memiliki sekitar 30 AMX-10 yang tersedia untuk digunakan saat ini.

Baca juga: Ledek Macron, Pabrik Senjata di Rusia Tantang Prancis Kirim Lebih Banyak Artileri ke Ukraina

Kecanggihan Rudal Patriot Bantuan dari AS

Sistem rudal Patriot telah lama menjadi senjata pertahanan unggulan Amerika Serikat dan sekutunya sebagai perisai untuk menghalau rudal yang masuk.

Dilansir TribunWow.com, Eropa, Timur Tengah, dan wilayah Pasifik telah menggunakan sistem ini untuk menjaga adanya kemungkinan serangan dari Iran, Somalia, dan Korea Utara.

Sehingga, Rusia pun segera merespons ketika tersiar berita bahwa AS telah setuju untuk mengirim baterai rudal Patriot ke Ukraina.

Baca juga: Rusia Kembali Serang Kyiv, 3 Ledakan Bergema di Seantero Kota, Ukraina Kerahkan Tim Darurat

Dilaporkan Al Jazeera, Kamis (15/12/2022), pertahanan ini merupakan persenjataan militer yang diminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky selama berbulan-bulan untuk meningkatkan pertahanan udara negaranya.

Halaman
123
Tags:
RusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyPrancisJermanAmerika Serikat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved