Konflik Rusia Vs Ukraina
Drone Ukraina Serang Pangkalan Udara Pesawat Bomber Rusia, Videonya Beredar di Medsos
Pangkalan udara pesawat tempur Rusia diserang oleh drone militer Ukraina yang mengakibatkan tewasnya 3 tentara Rusia.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tampak tentara yang merekam momen tersebut sempat tersenyum membelalakkan matanya yang berkaca-kaca.

Baca juga: Mundur dari Kherson, Jubir Putin Tegaskan Rusia Masih Kuasai Wilayah Tersebut: Tidak Ada Perubahan
Rekaman serupa dibagikan akun resmi negara Ukraina, @ukraine.ua, Sabtu (12/11/2022), di mana diperlihatkan barisan pasukan dan tank berbendera Ukraina.
Dalam kompilasi video tersebut, tampak para tentara menyematkan bendera Ukraina di sejumlah monumen dan gedung-gedung pemerintahan.
Diperlihatkan juga sambutan hangat masyarakat Kherson yang mengelu-elukan kedatangan para tentara.
Tampak seorang nenek tua dengan baju biru dan penutup kepala berwarna gelap bicara dan mencium pipi seorang tentara.
Barisan penduduk bersorak dari pinggir jalan dan mengibarkan bendera Ukraina yang disambut lambaian tangan para tentara.
Bahkan, di jalanan, para penduduk mengerubungi mobil para tentara dengan seruan ramai dan tepuk tangan.
Banyak dari mereka membawa bendera dan mengenakan atribut kuning biru khas bendera nasional.

"Hari ini adalah hari yang bersejarah. Kami mendapatkan kembali Kherson," tulis Zelensky di akun Instagram pribadinya.
"Dan bahkan ketika kota itu belum sepenuhnya dibersihkan dari kehadiran musuh, orang-orang Kherson sendiri telah menghilangkan simbol-simbol Rusia dan jejak-jejak penjajahan yang ditinggalkan di Kherson dari jalanan dan gedung-gedung."
Sebagaimana diketahui, Kherson merupakan wilayah yang sangat penting bagi Rusia, jika wilayah Kherson kembali ke Ukraina, maka Moskow akan kehilangan akses penting ke Laut Azov.
Kemunduran itu juga akan memberi tekanan pada kendali Rusia atas sisa wilayah Kherson, yang membentuk jembatan darat dari Rusia ke wilayah jajahan Krimea.(TribunWow.com/Anung/Via)