Breaking News:

Viral Medsos

Kisah Korban Pelecehan Dosen Universitas Andalas: Ada Angkatan Bawah yang Diperlakukan seperti Saya

Seorang mahasiswi membeberkan kejadian traumatis yang dialaminya ketika dilecehkan oleh dosennya sendiri dari Universitas Andalas.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TribunPadang.com/ Istimewa
Kampus Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Seorang dosen FIB Universitas Andalas diduga melecehkan dan merudapksa mahasiswinya sendiri. 

Ia juga melakukan kekerasan seksual kepada korban di rumah dinasnya yang masih berada dalam lingkungan kampus.

Direktur WCC Nurani Perempuan Rahmi Meri Yenti menuturkan pihaknya telah berhasil mengidentifikasi 8 korban.

Namun, satu orang yang memberi kesaksian di media sosial masih belum berhasil ditelusuri.

"Jumlah korban delapan orang, namun tidak semua didampingi WCC Nurani Perempuan," kata Rahmi dikutip TribunPadang.com.

Hingga kini, pihaknya baru mendapat pelaporan dari 5 korban, termasuk 3 orang yang mendapat pendampingan.

"Ada tiga korban yang didampingi, sementara dua korban lagi hanya berkomunikasi saja," terang Rahmi.

Menurut Rahmi, korban tak hanya dilecehkan, namun beberapa di antaranya juga mengalami rudapaksa.

Karena trauma dan takut tidak lulus dari kampus, korban belum bersedia melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.

"Korban juga tidak ingin apa yang mereka alami diketahui oleh orang tuanya," terang Rahmi.

Baca juga: Penyiar Rusia Dicekal Buntut Seruan untuk Tenggelamkan Anak-anak dan Rudapaksa Nenek-nenek Ukraina

Menurutnya, KC yang mengajar di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) memaksa para korban untuk memenuhi keinginan bejatnya dengan ancaman tak akan meluluskan mata kuliah.

"Modusnya hampir sama semua, yaitu dengan mengancam tidak akan meluluskan mata kuliahnya," tutur Rahmi.

Sementara itu, Kasi Humas dan Protokoler Unand Benny Amir menyatakan KC saat ini telah dinonaktifkan.

Satgas PPKS Unand juga telah memeriksa seorang korban dan pelaku sendiri.

"Dosen ini sudah dibebaskan tugas sekarang atau dinonaktifkan sementara sampai proses pemeriksaan kasus," terang Benny. (TribunWow.com)

Berita terkait lainnya

Tags:
Pelecehan SeksualUniversitas AndalasMahasiswiSumatera Barat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved