Pilpres 2024
Berita Ridwan Kamil: Tak Lagi Jadi Cawapres Pilihan Nomor 1, Elektabilitas RK Disalip Erick Thohir
Elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disalip Menteri BUMN Erick Thohir versi survei Poltracking.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda membeberkan hasil surbei terkait elektabilitas cawapres tertinggi.
Dilansir TribunWow.com, dalam simulasi 20 nama, Menteri BUMN Erick Thohir muncul memuncaki strata elektabilitas.
Bahkan, perolehan suara Erick Thohir berhasil menyalip Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang dalam beberapa survei sebelumnya kerap mendapat suara terbanyak.
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Jadi Capres Pilihan Nomor 4 Versi Survei LSI Denny JA, Akankah Terus Meningkat?
Seperti halnya dalam survei Litbang Kompas yang menujukkan Ridwan Kamil berada dalam urutan keempat posisi capres dan urutan pertama untuk cawapres.
"Erick Thohir di 15,1 persen. Kemudian, Ridwan Kamil 14 persen, Agus Harimurti 11,7 persen, Sandiaga Uno 9,3 persen, Khofifah 5,5 persen, Muhaimin Iskandar 5,3 persen," beber Yuda dikutip Kompas.com, Kamis (22/12/2022).
Pada simulasi 10 nama, Erick Thohir kembali merajai survei Poltracking dengan suara sebanyak 16,3 persen.
Baru kemudian disusul Ridwan Kamil dengan perolehan selisi tipis sebesar 15,1 persen.
"Kemudian mengerucut 10 nama. Di urutan pertama adalah Mas Erick Thohir di 16,3 persen, Kang Ridwan Kamil 15,1 persen, Mas AHY 12 persen, kemudian Sandiaga Uno 9,4 persen," beber Yuda.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: PAN Jawab Isu Dukungan pada Ganjar-Erick Thohir, Akui Masuk Usulan Rakernas
Menurutnya, Erick mendapat dukungan besar dari basis Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang digadang menjadi kandidat capres.
Oleh karena itu, jika Ganjar tak ikut serta dalam survei cawapres, maka pendukung Ganjar akan beralih pada Erick Thohir.
"Ketika Ganjar tidak diikutsertakan dalam simulasi cawapres, maka Erick Thohir lah yang paling tinggi di Jawa Tengah," ujar Yuda.
"Kemudian, (Erick) sering dikaitkan berpasangan dengan Ganjar Pranowo, ditambah kinerjanya masing-masing sebagai menteri," lanjutnya.
Sebelumnya lembaga survei Poltracking juga melakukan riset pada 1.000 responden yang terbatas hanya di 5 provinsi Pulau Jawa.
Survei tersebut dapat memetakan jumlah suara ataupun pendukung dari masing-masing kandidat sesuai perolehannya di setiap daerah.
"Di Jakarta dipimpin oleh AHY dengan perolehan 24,4 persen, tapi nomor dua ada Erick Thohir 17 persen, lalu disusul Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno," ungkap Yuda dikutip KOMPAS TV, Kamis (15/12/2022).
"Jadi Agus dan Erick memimpin Jakarta."
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: PAN Jawab Isu Dukungan pada Ganjar-Erick Thohir, Akui Masuk Usulan Rakernas
AHY masih memimpin di Banten dengan perolehan 29,3 persen, sementara Ridwan Kamil 16,2 persen.
"Kemudian di Banten, itu Agus, kemudian Ridwan Kamil, selisih sedikit Sandiaga kemudian Erick Thohir," ucap Yuda.
"Jadi AHY memimpin Jakarta dan Banten untuk cawapres, kemudian diikuti oleh Ridwan Kamil dan Erick Thohir."
Ridwan Kamil mendapat suara paling tinggi di Jawa Barat yang diikuti AHY kemudian Erick Thohir.
"Di Jawa Barat, Ridwan Kamil paling tinggi karena memang Gubernur Jawa Barat. Angkanya hingga 29 persen, disusul AHY dan Erick Thohir," tutur Yuda.
Lebih lanjut, di Jawa Tengah menjadi basis Erick dengan perolehan 25 persen, dan Ridwan Kamil dengan 11,8 persen.
"Kemudian di Jawa Tengah, ini yang paling tinggi Erick Thohir 25% disusul Ridwan Kamil," kata Yuda.
Untuk survei tersebut, pihaknya tidak memasukkan nama Ganjar yang sudah terbukti memiliki elektabilitas kuat di Jawa Tengah.
"Kemudian di Jawa Timur itu imbang antara Khofifah, Gubernur Jawa Timur, dengan Erick Thohir, di angka sama-sama 18%," ucap Yuda.
Dari total perolehan tersebut, disimpulkan bahwa nama-nama yang paling dominan adalah AHY, Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno.
"Jadi dari sisi Cawapres, basis nama yang kuat sudah muncur, ada AHY, Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan empat ini adalah nama terkuat," tegasnya.
Baca juga: Heboh Jokowi Ajak Pilih Capres Rambut Putih, Ganjar, Anies hingga Ridwan Kamil Posting soal Rambut
Potensi Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo Berpasangan
Menurut hasil survei Litbang Kompas, elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meningkat dalam bursa calon wakil presiden 2024.
Sementara itu, dilansir TribunWow.com, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo justru melonjak untuk menjadi calon presiden 2024.
Lantas, adakah kemungkinan untuk Ganjar dan Ridwan Kamil berkoalisi?
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Survei Tunjukkan Elektabilitas Ganjar Meningkat Tajam Jauh di Atas Prabowo
Dalam survei Litbang Kompas, Ridwan Kamil menempati urutan sebagai capres potensial di 2024.
Ia disalip Ganjar Pranowo yang menduduki peringkat pertama, disusul Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Lantaran menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi di lini tengah, maka Ridwan Kamil dinilai menjadi sosok cawapres yang banyak diminati.
"Tokoh papan menengah dari elektabilitas capres dianggap mampu menjadi sosok cawapres ideal," kata peneliti Litbang Kompas Erren Marsyukrilla, Rabu (26/10/2022).
Hal ini terbukti dalam survei Cawapres yang juga dilakukan dalam periode 24 September hingga 7 Oktober tersebut.
Dikutip Kompas.com, nama Ridwan Kamil mendapat urutan pertama dengan suara 11,5 persen, disusul Menparekraf Sandiaga Uno 10,6 persen dan Anies 9,3 persen.
"Menguatnya keterpilihan sosok Ridwan Kamil ataupun Sandiaga Uno untuk menjadi cawapres tidak terlepas dari apa yang dipersepsikan publik kepada tokoh terkait," terang Erren.

Baca juga: Berita Ridwan Kamil - Tragedi Eril Dongkrak Elektabilitas, Hasan Nasbi: Ga Pantas Disebut Berkah
Sementara itu, dalam survei terhadap generasi centennial atau gen Z, terdapat beberapa perbedaan terkait jumlah suara.
Di kalangan pemilih muda, Ganjar menjadi pilihan pertama sebagai Capres dengan suara 28,1 persen.
Di sisi lain, dalam survei Cawapres, Ridwan Kamil lagi-lagi menjadi tokoh yang dipilih para anak muda dengan suara 15,9 persen.
Meskipun begitu, belum jelas apakah dua nama tertinggi dalam survei Capres-Cawapres tersebut akan berpasangan.
Pasalnya, santer dikabarkan bahwa Ridwan Kamil justru akan menjadi pasangan Prabowo dalam Pilpres 2024.
Hal ini diprediksi lantaran dekatnya hubungan keduanya yang acap kali ditampilkan pada publik secara langsung ataupun melalui media sosial.
Sementara itu, Ganjar yang sempat mendapat sanksi dari PDIP karena deklarasi kesiapannya untuk nyapres, hingga kini masih memilih bungkam. (TribunWow.com/Via)