Polisi Tembak Polisi
Brigadir J Berubah Sikap Jelang Akhir Hayatnya, Disebut Merasa Diistimewakan Putri Candrawathi
Ahli psikologi forensik membeberkan perubahan sikap Brigadir J yang sempat ditunjukkan sebelum meninggal dunia.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 01.25:
Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dideskripsikan sebagai sosok yang pemarah dan penuh emosi semasa hidupnya dan saat bekerja sebagai ajudan dari eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Informasi ini diungkapkan oleh para ajudan Ferdy Sambo yang lain dan kesaksian para asisten rumah tangga (ART).
Dikutip TribunWow, berikut sikap dan perangai Brigadir J versi ART dan ajudan Ferdy Sambo.
Baca juga: Brigadir J Disebut Suka Pukul ART, Ajudan Ferdy Sambo Sebut Yosua Labil saat Jenuh dan Penat
Susi: Suka Marah-marah
Dikutip dari Tribunnews, Susi yang bersatatus sebagai ART Sambo dan Putri Candrawathi alias PC, mendeskripsikan Brigadir J sebagai orang yang sering marah.
"Kalau menurut saya (Brigadir J) suka marah-marah, apa sih namanya tempramental," kata Susi dalam persidangan di PN Jakarta Selatan pada Rabu (9/11/2022).
Saat persidangan, Susi bahkan mencontohkan sikap pemarah Brigadir J.
"Kalau saya minta tolong untuk belanjaan dia selalu menunda begitu. Terus kalau dipanggil Ibu selalu lama terus kadang ngedumel gitu 'Apasih Bi, apa lagi' lalu saya jawab 'Oh maaf dicariin ibu'," jelas Susi.

Suka Pukul ART
Sejumlah ajudan Ferdy Sambo sependapat bahwa Yosua alias Brigadir J dinilai memiliki sifat labil kerap marah.
Informasi ini terungkap dari pengakuan para mantan ajudan Ferdy Sambo yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang pada Rabu (9/11/2022).
Dikutip TribunWow dari Kompastv, awalnya Daden Miftahul Haq selaku mantan ajudan Ferdy Sambo mengaku pernah menenangkan Brigadir J karena tahu Yosua sifat yang labil.
Baca juga: Sempat Periksa Ismail Bolong, Ferdy Sambo Jawab Keterlibatan Kabareskrim hingga Hendra Kurniawan
Daden menjelaskan, emosi Brigadir J menjadi labil ketika yang bersangkutan merasa penat dan jenuh karena banyaknya kegiatan.
"Suka dia pukul ART itu," kata Daden.
