Viral Medsos
Viral Siswa SMK di Grobogan Maki dan Tantang Gurunya Berkelahi, Ternyata Dipicu Masalah Sepele
Sebuah video yang mendokumentasikan seorang siswa SMK mencak-mencak hendak menghajar gurunya viral di media sosial. Ini kronologinya.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Viral video yang memperlihatkan seorang siswa memaki dan menantang gurunya untuk berkelahi.
Dikutip dari Kompas.com, video siswa mencak-mencak hendak menghajar gurunya itu viral seusai diunggah akun TikTok @qweentil.
Diketahui peristiwa itu terjadi di SMK Pembangunan Nasional (Pembnas) Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Baca juga: Fakta Viral Tarik Tambang Berujung Maut IKA Unhas, Diikuti 5 Ribu Orang hingga Para Peserta Panik
Video yang berdurasi 26 detik itu memiliki narasi "Seorang siswa SMA ngamuk bentak dan tantang guru di depan kelas".
Dalam video itu, tampak aksi tak pantas seorang siswa SMK di dalam ruang kelas.
Murid laki-laki itu terlihat berdiri menunjuk-nunjuk dan memaki guru berkacamata tersebut di depan teman-temannya.
Baca juga: Ahli Ragukan soal Pelecehan pada PC, Ferdy Sambo Bantah: Tak Mungkin Saya Bohong, Itu terkait Istri
Pelajar tersebut terus berupaya memaksa menghampiri gurunya meski beberapa temannya telah memeganginya.
Berulang kali terdengar kata-kata kasar yang keluar dari mulut siswa berbadan tegap itu hingga mengajak sang guru untuk berkelahi.
Guru pria berbaju merah tersebut hanya bisa terdiam sembari bengong mengamati perilaku kurang ajar siswanya itu.
Peristiwa tak etis itu tak sampai berakhir adu jotos lantaran teman-teman sebangkunya begitu sigap melerai.
Baca juga: Tersinggung, Pengacara Brigadir J Pertanyakan Misteri Nama Keagamaan di Grup WA Fredy Sambo
Menanggapi insiden memalukan tersebut, Kepala SMK Pembnas Purwodadi, Wudakir buka suara.
Wudakir menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kegaduhan yang dinilai cukup mencoreng dunia pendidikan.
Menurutnya, aksi tak terpuji anak didiknya itu berlangsung saat ujian sekolah dua pekan lalu.
"Kami minta maaf sebesar-besarnya. Video viral itu direkam salah satu siswa kami saat ujian sekolah dua minggu lalu," kata Wudakir, Senin (19/12/2022).
Dijelaskan Wudakir, konflik antara guru dan murid tersebut dipicu persoalan sepele.