Breaking News:

Piala Dunia 2022

Statistik Gila Fernando Santos Bukan Jaminan Bertahan di Portugal, Efek Cadangkan Cristiano Ronaldo?

Fernando Santos catatkan statistik menawan di Portugal selama 8 musim tapi tak jadi jaminan bertahan, imbas mencadangkan Cristiano Ronaldo?

Instagram @portugal
Momen Fernando Santos dan Cristiano Ronaldo rayakan keberhasilan menjuarai UEFA Nations League 2019. 

Tentu, sosok Jose Mourinho sudah tak perlu diragukan lagi kualitasnya sebagai satu di antara pelatih top di Eropa.

Klub-klub besar di Eropa pernah merasakan tuah magis dari pelatih berusia 59 tahun itu.

Sebut saja Real Madrid, Inter Milan, Chelsea, FC Porto dan Manchester United pernah diberikan gelar oleh pelatih berjuluk "The Special One" tersebut.

Terkini, Jose Mourinho berstatus sebagai pelatih AS Roma di Serie A Italia.

Dilansir TribunWow.com dari Dello Sport, nama Jose Mourinho santer dikabarkan sebagai kandidat terkuat pelatih Portugal sepeninggal Fernando Santos.

Bahkan, bakal ada klausul kontrak unik yang ditawarkan kepada Jose Mourinho untuk mau melatih Portugal.

Klausul tersebut tak lain adalah Jose Mourinho masih diperbolehkan untuk melatih Portugal sembari menjadi juru taktik AS Roma.

Meski menjadi kandidat kuat pengganti Fernando Santos, namun sosok Jose Mourinho memiliki rekam buruk hubungan dengan mega bintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

Keduanya pernah berseteru kala sama-sama membela Real Madrid di La Liga Spanyol kurun waktu 2010 hingga 2013.

Bahkan, mantan penyerang Real Madrid asal Togo, Emmanuel Adebayor pernah mengumbar kutipan kritikan tajam Jose Mourinho kepada Cristiano Ronaldo saat tampil buruk.

"Semua orang mengatakan Anda pemain terbaik di dunia, jadi tunjukkanlah. Anda ternyata bermain buruk," kata Mourinho yang diungkap kembali oleh Emmanuel Adebayor.

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, berbicara seusai laga Liga Inggris melawan Manchester City di Stadion Etihad, Manchester pada 11 November 2018.
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, berbicara seusai laga Liga Inggris melawan Manchester City di Stadion Etihad, Manchester pada 11 November 2018. (manutd.com)

3. Rui Jorge

Dibandingkan dengan dua kandidat lainnya, sosok pelatih Portugal U-21, Rui Jorge menjadi nama yang masih awam di telinga para pecinta bola dunia.

Pasalnya, Rui Jorge tercatat belum pernah melatih klub besar di Eropa tak seperti Jose Mourinho maupun Andre Villas-Boas.

Rui Jorge tercatat baru memiliki pengalaman besar sebagai pelatih kepala Portugal U-21 sejak 2010 hingga saat ini atau sudah selama 11 musim.

Bersama Portugal U-21, Rui Jorge tercatat mampu bukukan 111 pertandingan dengan catatkan 80 kali menang, 16 kali imbang dan 15 kekalahan dengan total raup 256 poin.

3 Jasa Besar Cristiano Ronaldo untuk Portugal

Seusai kegagalannya membawa Timnas Portugal merengkuh gelar juara Piala Dunia 2022, Cristiano Ronaldo kerap menuai banyak hujatan hingga kritikan.

Dilansir TribunWow.com, Cristiano Ronaldo tuai banyak kritikan dan hujatan imbas dari beberapa aksi kontroversialnya sebelum dan saat bermain di Piala Dunia 2022.

Sebelum beranjak ke Piala Dunia 2022, banyak yang menghujat Cristiano Ronaldo terkait aksi kontroversialnya yang membuka aib klub yang membesarkan namanya, Manchester United.

Bahkan sang mega bintang tak ragu menyebut Wayne Rooney dan Gary Neville yang notabene sebagai mantan rekannya dengan ungkapan "tikus".

Baca juga: Saat Doa Ibu Pemain Maroko Kalahkan Ambisi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022 Bersama Portugal

"Bukan cuma dia, bayangkan bagaimana tikus-tikus lain yang sepertinya akan mengkritikku sekarang, tapi menyenangkan masih jadi nomor satu," kata Cristiano Ronaldo dikutip TribunWow.com dari kanal Youtube Piers Morgan.

Seusai permasalahannya dengan Manchester United berujung dengan pemutusan kontrak bersama, tensi panas mulai mereda.

Akan tetapi, kontroversi kembali dibuat oleh Cristiano Ronaldo saat bermain membela Portugal di Piala Dunia 2022.

Dari aksinya yang bersitegang dengan penyerang Korea Selatan, Cho Gue-Sung hingga aksinya yang meninggalkan lapangan di tengah momen perayaan kemenangan Portugal atas Swiss di 16 besar Piala Dunia 2022.

Sontak, aksi itu kembali mengundang banyak hujatan yang ditujukan kepada pemilik lima gelar ballon d'or tersebut.

Bahkan, banyak yang menilai karier Ronaldo sudah habis sembari membanding-bandingkannya dengan mega bintang asal Argentina, Lionel Messi.

Momen Cristiano Ronaldo meratapi kegagalan Portugal yang kalah di babak perempat final Piala Dunia 2022 kontra Maroko.
Momen Cristiano Ronaldo meratapi kegagalan Portugal yang kalah di babak perempat final Piala Dunia 2022 kontra Maroko. (Twitter ESPN FC)

Baca juga: Lihat Video Bek 20 Tahun Kroasia Dibuat Pusing Lionel Messi di Piala Dunia 2022, Ronaldo Kalah Telak

Meski saat ini kerap dirundung dengan kontroversi, namun Cristiano Ronaldo tak layak terus menerus mendapatkan hujatan tersebut.

Terlebih sebelumnya juga banyak yang mengabarkan jika para suporter Portugal menentang jika Cristiano Ronaldo terus dijadikan starter di lini depan Seleccao des Quinas.

Hal itu pernah mencuat sebelum laga kontra Swiss dan sebelum babak perempat final kontra Maroko.

Namun perlu diingat, jika Portugal tanpa Cristiano Ronaldo sebelumnya tak banyak diperhitungkan di dunia sepakbola.

Catatan itu dapat dilihat dari kiprah Portugal sebelum dan sesudah diperkuat oleh Cristiano Ronaldo.

Berikut ini catatan kiprah Portugal sebelum dan sesudah diperkuat oleh Cristiano Ronaldo:

Sebelum Diperkuat Cristiano Ronaldo

1. Lolos ke Piala Dunia sebanyak tiga kali

2. Lolos ke Piala Eropa tiga kali

3. Tidak mendapatkan trofi juara

Sesudah Diperkuat Cristiano Ronaldo 

1. Lolos ke Piala Dunia sebanyak lima kali

2. Lolos ke Piala Eropa sebanyak lima kali

3. Dua trofi juara (EURO 2016 dan UNL 2018).

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Terkait

Tags:
Fernando SantosPortugalPiala Dunia 2022
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved