Konflik Rusia Vs Ukraina
Hancurkan Jembatan dan Isolasi Tentara Rusia, Ukraina Gunakan Taktik Kherson untuk Rebut Melitopol
Ukraina menghancurkan jembatan utama ke wilayah Melitopol yang kini dikuasai Rusia.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pasukan Ukraina dilaporkan telah merusak sebuah jembatan utama di luar kota selatan Melitopol yang diduduki Rusia.
Dilansir TribunWow.com, Ukraina diduga menerapkan taktik yang sama seperti ketika mereka berhasil merebut Kherson.
Antara lain dengan memutus jalur pasokan Rusia dan mengisolasi tentara Moskow hingga akhirnya menyerah.
Baca juga: Untuk Pertama Kalinya Putin Batalkan Konferensi Pers Tahunan Rusia, Diduga Enggan Jawab soal Ukraina
Dilaporkan The Guardian, Selasa (13/12/2022), jembatan di atas Sungai Molochna terletak di antara Melitopol dan desa Kostyantynivka tepat di sebelah timur kota di jalan raya M14.
Video yang diposting online menunjukkan dua penyangga jembatan telah rusak karena serangan itu, dengan bentang sebagian runtuh akibat ledakan.
Dilaporkan jembatan tersebut tidak dapat digunakan untuk lalu lintas militer yang padat.
Serangan di jembatan itu terjadi hanya dua hari setelah Ukraina menghantam barak Rusia yang berlokasi di sebuah resor di kota itu.
Ukraina melakukan serangan dengan roket Himars yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa yang besar.
Peningkatan tekanan Ukraina terhadap pasukan Rusia di Melitopol tampaknya mengikuti pola yang mirip dengan taktik yang digunakan melawan Kherson sebelum pembebasannya.
Yakni dengan penargetan pasukan Rusia dan jalur suplai, termasuk jalur logistik ke semenanjung Krimea dan ke timur melalui Kota-kota yang diduduki Rusia hingga Berdiansk dan Mariupol.

Baca juga: Perang Berkecamuk di Bakhmut, Para Ahli Heran Rusia Terobsesi pada Kota Kecil di Ukraina
Dengan pasukan Ukraina sekarang beroperasi di sebelah timur Sungai Dnipro, Melitopol dipandang sebagai tujuan utama Kyiv di selatan negara itu setelah merebut kembali Kherson.
Di timur negara itu, di mana telah terjadi pertempuran sengit baru-baru ini di sekitar kota Bakhmut, baik Rusia maupun Ukraina mengatakan bahwa situasi di medan perang di wilayah Ukraina timur Donetsk sangat sulit.
Pada hari Selasa (13/12/2022), masing-masing mengklaim beberapa keberhasilan serangan untuk memukul mundur satu sama lain.
Republik Rakyat Donetsk adalah satu dari empat wilayah di Ukraina yang diproklamirkan Moskow sebagai miliknya pada bulan September.
Pejabat tinggi yang dipasang Moskow di bagian wilayah tersebut mengatakan bahwa lebih dari setengah Donetsk berada di bawah kendali Rusia.