Piala Dunia 2022
Profil Walid Regragui: Hanya 8 Laga Ukir Sejarah Besar Maroko di Piala Dunia 2022, Ini Catatannya
Sosok Walid Regragui, hanya butuh 8 pertandingan langsung ukir sejarah besar untuk Maroko di Piala Dunia 2022.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Sosok Walid Regragui, pelatih Maroko yang sukses bungkam Belgia, Spanyol dan Portugal di Piala Dunia 2022, ternyata baru seumur jagung bersama Singa Atlas.
Dilansir TribunWow.com, Maroko sejatinya tak banyak diperhitungkan di ajang Piala Dunia 2022.
Pasalnya, Maroko datang bukan sebagai tim unggulan di ajang Piala Dunia 2022, termasuk jika dibandingkan dengan juara asal benua Afrika, Senegal.
Namun yang terjadi, negara yang tak diperhitungkan justru memulangkan tiga negara besar di Piala Dunia 2022.
Baca juga: Saat Doa Ibu Pemain Maroko Kalahkan Ambisi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022 Bersama Portugal
Ketiga negara yang berhasil dipulangkan Maroko di antaranya adalah Belgia, Spanyol dan Portugal.
Maroko sukses memulangkan juara ketiga Piala Dunia 2018, Belgia seusai kalah poin akhir di papan klasemen.
Satu penyebab besar kegagalan Belgia di Piala Dunia 2022 terjadi seusai takluk 0-2 dari Maroko di matchday kedua grup F.
Tak berhenti sampai disitu, di babak 16 besar, Maroko kembali bertemu dengan negara besar berlabel juara Piala Dunian 2010, Spanyol.
Anak asuh Walid Regragui tak gentar menghadapi skuad bintang yang dimiliki oleh Luis Enrique di Spanyol.
Singa Atlas sukses membuat barisan penyerang Spanyol frustasi hingga memaksa laga harus diselesaikan di babak adu penalti.
Baca juga: Prediksi Prancis Vs Maroko Piala Dunia 2022: Ambisi Ziyech dkk Pecah Kutukan 23 Tahun, Ini Rekornya
Pada babak adu penalti, mentalitas para pemain Maroko terbukti.
Mengingat Hakim Ziyech dkk mampu mengandaskan Spanyol melalui penalti dengan skor 3-0 seusai bermain seri di 2 x 45 menit, 0-0.
Berkat hasil itu, Maroko dipastikan lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2022 dan menantang Portugal.
Tentu, tak banyak yang memprediksi Walid Regragui dan anak asuhnya mampu menundukkan Portugal.
Terlebih Portugal disokong banyak pemain berlabel klub besar, termasuk peraih 5 kali ballon d'or, Cristiano Ronaldo.