Konflik Rusia Vs Ukraina
Drone Iran Kembali Berulah, Dipakai Rusia Serang Kelistrikan dan Buat Kota Ukraina Gelap Gulita
Kota Odesa, Ukraina gelap setelah dihujani rudal Rusia yang dikirim lewat drone buatan Iran.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Kyiv menggambarkan serangan itu sebagai kejahatan perang karena dampaknya yang menghancurkan kehidupan sipil.
Dalam sebuah pidato video, Zelensky mengatakan ada kekurangan yang signifikan dalam jumlah daya yang dihasilkan.
Di sisi lain, Teheran membantah memasok drone ke Moskow setelah perang dimulai pada akhir Februari.
Kementerian pertahanan Inggris mengatakan pada hari Sabtu bahwa dukungan militer Iran untuk Rusia kemungkinan akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang, termasuk kemungkinan pengiriman rudal balistik.
Baca juga: Serangan Rusia Dibalas Ledakan 2 Pangkalan Udara, Diduga Ulah Ukraina untuk Hancurkan Nuklir
Ukraina Dihujani 70 Rudal Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, mengatakan pihaknya melakukan pemadaman darurat untuk menstabilkan jaringan listrik setelah serangan rudal Rusia hari Senin, (5/12/2022).
Dilansir TribunWow.com, Zelensky mengatakan banyak daerah yang terkena dampak dan terpaksa harus bertahan di tengah musim dingin.
Sementara pemerintah setempat memperingatkan bahwa sekitar setengah dari wilayah Kyiv akan tetap tanpa listrik dalam beberapa hari mendatang.
Baca juga: Serangan Rusia Dibalas Ledakan 2 Pangkalan Udara, Diduga Ulah Ukraina untuk Hancurkan Nuklir
Dilaporkan BBC, Selasa (6/12/2022), Ukraina hampir rampung melakukan perbaikan pada fasilitas kelistrikan untuk dapat menyediakan aliran listrik dan pemanas bagi para penduduk.
Namun, pejabat regional Ukraina mengatakan bahwa semalam ada lebih banyak rudal menghantam infrastruktur kritis dan rumah-rumah penduduk di dekat kota selatan Zaporizhzhia.
Meski tidak ada korban yang dilaporkan dalam serangan terakhir, namun pada serangan sebelumnya di hari yang sama, empat orang dilaporkan tewas.
Ukraina sekarang harus menghadapi musim salju dengan suhu di bawah nol di banyak daerah, sementara jutaan rumah tangga harus hidup tanpa listrik dan air mengalir.
Ada kekhawatiran bahwa sejumlah orang akan meninggal karena hipotermia.
Dalam pidato videonya pada Senin malam, Zelensky mengatakan 70 rudal Rusia diluncurkan pada hari Senin, namun sebagian besar ditembak jatuh.
Sedangkan, Kementerian pertahanan Rusia mengklaim bahwa mereka mencapai semua dari 17 target yang dituju dalam serangan besar-besaran menggunakan senjata presisi tinggi.

Baca juga: Spanyol Curiga Rusia Pelaku Insiden Bom Surat, Kedutaan Ukraina Juga Dapat Kiriman Berisi Mata Hewan