Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Sebut Piala Bergilir, Pengacara Brigadir J Ungkap Sosok Wanita yang Menangis di Rumah Ferdy Sambo

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, buka suara soal sosok wanita misterius di rumah Ferdy Sambo.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak saat ditemui di kantornya, Sabtu (26/11/2022). Terbaru, Kamaruddin membeberkan sosok wanita yang dipergoki berada di rumah Ferdy Sambo. 

TRIBUNWOW.COM - Kamaruddin Simanjuntak, pengacara keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, buka suara soal wanita misterius di rumah singgah Ferdy Sambo.

Dilansir TribunWow.com, wanita tersebut diduga memiliki hubungan gelap dengan suami Putri Candrawathi.

Adapun peristiwa pertengkaran Putri dengan Ferdy Sambo yang disebut melibatkan sang wanita, disinyalir menjadi akar permasalahan pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Diseret Kuasa Hukum Brigadir J soal Isu si Cantik Istri Lain Ferdy Sambo, Kabareskrim Menjawab

Sebelumnya, Kamaruddin sempat beberapa kali mengembuskan isu mengenai wanita simpanan Ferdy Sambo yang disebutnya Si Cantik.

Menurutnya, akar kebencian sang mantan Kadiv Propam Polri pada Brigadir J tersebut lantaran dianggap sebagai tukang mengadu ke Putri.

Sehingga pada akhir Mei, Putri memutar di kawasan Kemang kemudian menggerebek rumah singgah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Tak disangka setelah Putri dan Ferdy Sambo bertemu dalam kondisi marah, sekira dua jam kemudian keluarlah seorang wanita yang tampak menangis dan langsung kabur.

"Ferdy Sambo kenapa begitu benci kepada Yosua karena Yosua ini dianggap awalnya berpihak kepada Putri karena dia sebagai ajudan Putri ikut dianggap memberi tahu Si Cantik itu, ketika mereka cari-cari sampai menggunakan senjata laras panjang di daerah Kemang itu," beber Kamaruddin dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube metrotvnews, Minggu (4/12/2022).

"Kemudian itulah yang masuk sampai ke rumah Bangka itu dan di sana juga Si Cantik itu juga ada yang menangis," lanjutnya.

Kolase potret Ferdy Sambo (kiri) dan istrinya, Putri Candrawathi saat sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2022). Ferdy Sambo dan Putri menyampaikan maaf pada para saksi yang merupakan ART-nya serta menitipkan anak-anak mereka.
Kolase potret Ferdy Sambo (kiri) dan istrinya, Putri Candrawathi saat sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Menurut Kamaruddin, Ferdy Sambo memiliki lebih dari satu wanita simpanan.

Di antaranya seorang wanita diduga dari institusi kepolisian yang disebut piala bergilir dan wanitab yag menangis.

Kabar ini diterima Kamaruddin dari seorang jenderal polisi yang memiliki akses ke ranah rahasia.

"Salah satu, salah satunya itu adalah yang piala bergilir, yang wanita cokelat itu. Satu lagi yang nangis di rumah Bangka," ungkap Kamaruddin.

"Ada lebih dari satu, satu itu yang berseragam cokelat itu yang disebut piala bergilir yang menginformasikan ke saya seorang intelijen saya jenderal juga dari Akpol 87."

Sebagai ajudan Putri, Brigadir J kerap menyertai dan mendampingi atasannya ke mana pun pergi.

Namun, hal ini dianggap salah oleh Ferdy Sambo yang menduga Brigadir J membocorkan perselingkuhannya pada Putri.

"Hubungannya karena si PC ini kan sering mengajak ajudannya salah satu ajudannya kan Yosua, dianggap dia memberi tahu keberadaan wanita ini. Padahal namanya ajudan diperintah-perintah kan oleh Putri Candrawathi ya tentu dia mengikut," terang Kamaruddin.

Selepas kejadian di rumah Bangka pada akhir bulan Mei, Ferdy Sambo diduga menyimpan dendam pada Bharada E.

Sang ajudan bahkan kerap diancam untuk dibunuh, seperti yang diceritakan pada kekasihnya, Vera Simanjuntak.

Bahkan disebutkan bahwa rencana pembunuhan Brigadir J sudah disiapkan dalam waktu yang lama melibatkan ART Kuat Maruf dan Ricky Rizal alias Bripka RR.

"Kemudian di situlah awal dendamnya FS pertama, makanya di bulan Juni dia (Brigadir J) sudah sering diancam," beber Kamaruddin.

"Terbukti Ricky Rizal itu di Magelang dia sudah melucuti senjatanya Yosua, artinya perencanaan itu sudah mereka rencanakan jauh-jauh hari. Makanya Ricky Rizal sudah melucuti senjatanya Yosua, itu bagian dari perencanaan,"

"Kuat Maruf juga mengancam Yosua dengan pisau, tapi pisaunya tidak dilucuti," tandasnya.

Baca juga: Beda Sikap LPSK dan Kuasa Hukum Ferdy Sambo soal Pengakuan Bharada E terkait Wanita di Rumah Bangka

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 05.16:

Wanita Misterius di Rumah Ferdy Sambo

Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E membeberkan kejadian janggal yang dialami di rumah singgah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.

Dilansir TribunWow.com, kejadian tersebut melibatkan seorang perempuan misterius yang muncul dari rumah tersebut setelah Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi diduga bertengkar.

Kisah ini kembali mengembuskan spekulasi adanya pihak ketiga dari pasangan yang sudah lama pisah ranjang tersebut.

Baca juga: Reaksi Bripka RR saat Bharada E Bongkar Niatnya Celakai Brigadir J dalam Perjalanan dari Magelang

Kisah ini dibeberkan Bharada E ketika Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa menanyakan apakah Ferdy Sambo dan Putri pernah bertengkar.

Menurut Bharada E, pada sekitar akhir Mei 2022, ia dan mendiang Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mendapat jadwal piket bersama di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Jakarta Selatan.

Ia lantas melihat Brigadir J membawa senjata dari lantai dua dan memasukkannya ke dalam mobil.

Putri turun menyusul dan mengajak para ajudannya, Bharada E, Brigadir J, dan Bripka Matius Marey untuk mengantarnya.

Mereka sempat berputar-putar di wilayah Kemang, Jakarta Selatan sebelum kemudian menuju ke rumah di Jalan Bangka.

"Saya sempat nanya beberapa kali ke almarhum 'Bang, ini mau ke mana?', 'Sudah Chad, ikut saja dulu'. Mereka di depan, itu perjalanan ada muter-muter di Kemang. Akhirnya kita balik ke kediaman Bangka," kata Bharada E dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Rabu (30/11/2022).

"Kemudian Ibu turun, saya lihat kayak lagi marah. Itu ada Mbak T juga, anaknya ibu."

Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).
Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Bharada E Berkaca-kaca Kisahkan Brigadir J Kesakitan setelah Ditembak: Ferdy Sambo Langsung Maju

Setelah semua penumpang turun, Brigadir J meminta Bharada E memarkirkan mobil di belakang.

Tak berapa lama, Ferdy Sambo muncul dengan wajah yang juga tampak marah.

"Ada mungkin setengah jam kemudian Pak FS pulang, yang ikut sama Pak FS, Bang Romer sama Sadam," kata Bharada E.

"Pak FS kayak marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah."

"Kemudian almarhum (Brigadir J) bilang, 'Chad, nanti ada Pak Elben yang mau datang', rekannya Bapak."

Ketika itu, para ajudan diminta untuk menanti dan berjaga di dua pintu masuk rumah tersebut, sehingga Bharada E tak tahu mengenai kejadian di dalam.

Namun tiba-tiba, dari rumah tersebut muncul seorang perempuan tak dikenal yang menangis.

"Kita enggak tahu ada kejadian apa di dalam rumah itu. Mungkin sekitar satu-dua jam tiba-tiba ada orang mau keluar dari dalam rumah. Kan pagar kami tutup, jadi dia ketok dari dalam," tutur Bharada E.

"Tiba-tiba saya lihat ada perempuan, saya tidak kenal, nangis dia. Saya (bertanya-tanya-red), 'Ini siapa?'. Karena saya tidak ada waktu dia datang. Baru saya lihat ke arah dalam ada Ko Elben juga duduk di depan rumah."

"Perempuan itu bilang mencari driver-nya dia, saya lari ke samping, saya panggil drivernya yang bawa mobil Pajero hitam. Drivernya datang pakai mobil, perempuan itu naik langsung pulang,"

Selepas kejadian tersebut, Bharada E menuturkan bahwa Ferdy Sambo yang lebih sering berada di rumah Bangka, lantas kerap menghabiskan waktunya di rumah Saguling yang ditinggali PC.

"Semenjak kejadian itu, Pak FS ini sudah lebih sering di Saguling," tandasnya.(TribunWow.com/Via)

Berita lain terkait

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Kamaruddin SimanjuntakFerdy SamboPutri CandrawathiBrigadir J
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved