Konflik Rusia Vs Ukraina
Ledakan Terjadi di Kedutaan Ukraina di Spanyol, Bom Rakitan Diselipkan dalam Surat, Rusia Terlibat?
Seorang manajer kedutaan Ukraina di Spanyol menjadi korban setelah sebuah surat berisi bom rakitan meledak.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sementara Federov belum merinci apakah mantan polisi itu tewas dalam ledakan itu, media Ukraina melaporkan dia sudah meninggal.
Outlet berita Telegraf mengklaim dia tidak selamat dari upaya pembunuhan, mengutip sumber orang dalam.
Namun agen media Rusia TASS mengklaim Stefankov masih hidup dan sehat.
"Badai hoaks tidak memberikan istirahat kepada media Ukraina palsu siang atau malam," tukas Departemen Dalam Negeri Rusia melalui di Telegram.
"Denis Stefankov menjaga hukum dengan tertib dan sehat!"
Dugaan upaya pembunuhan terjadi di tengah lonjakan pembunuhan yang ditargetkan terhadap para pejabat pemimpin Rusia dalam beberapa minggu terakhir.
Baru-baru ini, empat pejabat tinggi di Ukraina tewas dalam ledakan pada minggu lalu.
Lyudmila Boyko yang mengorganisir referendum palsu untuk bergabung dengan Rusia tewas bersama suaminya, Oleg Boyko, (46) yang juga seorang pejabat senior lokal.
Pejabat tinggi pro-Rusia lainnya di wilayah Ukraina yang diduduki tewas dalam bom mobil saat dia pergi menjemput putrinya dari sekolah TK.
Dan Askyar Laishev, yang bekerja untuk dinas rahasia Ukraina sebelum pindah membela Rusia pada 2014, musnah dalam ledakan bom mobil di Luhansk awal bulan ini.(TribunWow.com/Via)