Polisi Tembak Polisi
Isu Perselingkuhan Ferdy Sambo Kembali Mencuat, Bharada E Ungkap Wanita Misterius di Rumah Bangka
Bharada E membeberkan adanya sosok wanita misterius yang keluar dari rumah singgah Ferdy Sambo.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E membeberkan kejadian janggal yang dialami di rumah singgah Ferdy Sambo di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.
Dilansir TribunWow.com, kejadian tersebut melibatkan seorang perempuan misterius yang muncul dari rumah tersebut setelah Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi diduga bertengkar.
Kisah ini kembali mengembuskan spekulasi adanya pihak ketiga dari pasangan yang sudah lama pisah ranjang tersebut.
Baca juga: Reaksi Bripka RR saat Bharada E Bongkar Niatnya Celakai Brigadir J dalam Perjalanan dari Magelang
Kisah ini dibeberkan Bharada E ketika Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa menanyakan apakah Ferdy Sambo dan Putri pernah bertengkar.
Menurut Bharada E, pada sekitar akhir Mei 2022, ia dan mendiang Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mendapat jadwal piket bersama di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Jakarta Selatan.
Ia lantas melihat Brigadir J membawa senjata dari lantai dua dan memasukkannya ke dalam mobil.
Putri turun menyusul dan mengajak para ajudannya, Bharada E, Brigadir J, dan Bripka Matius Marey untuk mengantarnya.
Mereka sempat berputar-putar di wilayah Kemang, Jakarta Selatan sebelum kemudian menuju ke rumah di Jalan Bangka.
"Saya sempat nanya beberapa kali ke almarhum 'Bang, ini mau ke mana?', 'Sudah Chad, ikut saja dulu'. Mereka di depan, itu perjalanan ada muter-muter di Kemang. Akhirnya kita balik ke kediaman Bangka," kata Bharada E dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Rabu (30/11/2022).
"Kemudian Ibu turun, saya lihat kayak lagi marah. Itu ada Mbak T juga, anaknya ibu."

Baca juga: Bharada E Berkaca-kaca Kisahkan Brigadir J Kesakitan setelah Ditembak: Ferdy Sambo Langsung Maju
Setelah semua penumpang turun, Brigadir J meminta Bharada E memarkirkan mobil di belakang.
Tak berapa lama, Ferdy Sambo muncul dengan wajah yang juga tampak marah.
"Ada mungkin setengah jam kemudian Pak FS pulang, yang ikut sama Pak FS, Bang Romer sama Sadam," kata Bharada E.
"Pak FS kayak marah-marah juga langsung masuk ke dalam rumah."
"Kemudian almarhum (Brigadir J) bilang, 'Chad, nanti ada Pak Elben yang mau datang', rekannya Bapak."
Ketika itu, para ajudan diminta untuk menanti dan berjaga di dua pintu masuk rumah tersebut, sehingga Bharada E tak tahu mengenai kejadian di dalam.
Namun tiba-tiba, dari rumah tersebut muncul seorang perempuan tak dikenal yang menangis.
"Kita enggak tahu ada kejadian apa di dalam rumah itu. Mungkin sekitar satu-dua jam tiba-tiba ada orang mau keluar dari dalam rumah. Kan pagar kami tutup, jadi dia ketok dari dalam," tutur Bharada E.
"Tiba-tiba saya lihat ada perempuan, saya tidak kenal, nangis dia. Saya (bertanya-tanya-red), 'Ini siapa?'. Karena saya tidak ada waktu dia datang. Baru saya lihat ke arah dalam ada Ko Elben juga duduk di depan rumah."
"Perempuan itu bilang mencari driver-nya dia, saya lari ke samping, saya panggil drivernya yang bawa mobil Pajero hitam. Drivernya datang pakai mobil, perempuan itu naik langsung pulang,"
Selepas kejadian tersebut, Bharada E menuturkan bahwa Ferdy Sambo yang lebih sering berada di rumah Bangka, lantas kerap menghabiskan waktunya di rumah Saguling yang ditinggali PC.
"Semenjak kejadian itu, Pak FS ini sudah lebih sering di Saguling," tandasnya.
Baca juga: Diseret Kuasa Hukum Brigadir J soal Isu si Cantik Istri Lain Ferdy Sambo, Kabareskrim Menjawab
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 01.40:
Ferdy Sambo Pisah Ranjang dengan Putri Candrawathi
Mantan ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer, membenarkan bahwa atasannya sudah tak serumah dengan istri, Putri Candrawathi (PC).
Dilansir TribunWow.com, segala kebutuhan Ferdy Sambo rupanya disiapkan oleh para ajudan yang mendampingi.
Ferdy Sambo disebut lebih sering tinggal di Jalan Bangka, Jakarta Selatan sementara istrinya di rumah jalan Saguling, Jakarta Selatan.
Baca juga: Putri Candrawathi Tertangkap Kamera Tersenyum saat Hakim Bahas Momen Suap-suapan Ajudan di Magelang
Hal ini diungkap Romer ketika menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jaksel, Rabu (10/11/2022).
Menurutnya, Putri jarang datang ke bekas rumah orangtuanya di Jalan Bangka yang dikatakan digunakan sebagai transit.
"Pernah (Putri ke rumah Bangka), kalau ada acara," ucap Romer dikutip Kompas.com, Kamis (10/11/2022).
Disebutkan juga bahwa Ferdy Sambo lebih kerap pulang ke rumah di Jalan Bangka selepas bekerja.
Ia jarang pulang ke rumah di Jalan Saguling yang hanya dilakukan pada akhir pekan.
"Setiap Pak FS ke Bangka itu sendiri? Ibu di Saguling?" tanya jaksa saat persidangan.
"Iya, Bapak sendiri pulang dari kantor," ungkap Romer.
Kembali menjawab pertanyaan jaksa, Romer menerangkan bahwa segala kebutuhan Ferdy Sambo disiapkan oleh ajudan.
Baik itu terkait pakaian, seragam hingga kebutuhan lain-lainnya.
"Biasanya langsung ajudan. Habis itu berangkat tergantung, Pak. Kalau kegiatannya apa. Kalau tidak kegiatan apa-apa, langsung ke kantor. Biasanya juga kita ke Saguling dulu," bebernya.

Sebelumnya, pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak sempat menyatakan bahwa hubungan rumah tangga antara Ferdy Sambo dan PC tidak baik-baik saja.
Dikutip dari Tribunnews, hal ini diucapkan oleh Kamaruddin saat hadir menjadi saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).
Baca juga: Temukan Sandal Berdarah Brigadir J hingga Motif Pembunuhan, Berikut Kesaksian Kamaruddin saat Sidang
Kamaruddin awalnya menjelaskan bahwa sempat ada pertengkaran yang terjadi antara Sambo dan PC di rumah Magelang, Jawa Tengah.
"Pertengkaran antara Ferdy Sambo dan istrinya di tanggal 6 atau menjelang tanggal 7 juli 2022," kata Kamaruddin.
Kamaruddin menyebut pertengkaran dipicu oleh adanya sosok seorang wanita lain di dalam rumah tangga Sambo dan PC.
Kamaruddin menjelaskan, informasi adanya wanita yang dekat dengan Sambo ini dibocorkan oleh Brigadir J kepada PC.
"Kaitannya dengan perkara ini bahwa diduga almarhum sebagai pemberi informasi pada ibu PC, itu yang kami dapat," tuturnya.
Setelah itu Kamaruddin lanjut menyoroti hubungan rumah tangga Sambo dan PC.
"Bahwa si bapak ada wanitannya, mereka sudah pisah rumah, ibu PC tinggal di rumah Saguling, sementara bapak itu tinggal di Jalan Bangka," kata Kamaruddin.
Di tengah memberikan keterangan, Hakim Ketua menyampaikan kepada Kamaruddin bahwa sidang butuh bukti dan informasi konkrit.
"Kami mendapatkan informasi itu yang mulia sifatnya rahasia ," jawab Kamaruddin.(TribunWow.com/Via/Anung)