Konflik Rusia Vs Ukraina
PM Inggris Rishi Sunak Diam-diam Temui Zelensky di Ukraina, Tawarkan Bantuan hampir Rp 1 Triliun
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengunjungi Kyiv dan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Koresponden Guardian di wilayah Mykolaiv juga mengaku mendengar serangkaian ledakan keras pada Kamis pagi.
Namun tidak jelas apakah itu suara dari pertahanan udara Ukraina atau serangan yang kena sasaran.
Saluran Telegram tidak resmi melaporkan sistem pertahanan udara Ukraina bekerja di wilayah Kharkiv, Cherkasy, dan Poltava.

Baca juga: Ungkit Konflik Rusia-Ukraina di KTT G20, PM India Samakan Kondisi Sekarang dengan Perang Dunia II
Kepala administrasi kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak, mengatakan di Telegram bahwa Rusia akan gagal dalam serangannya terhadap sektor energi.
"Ini adalah taktik naif dari pecundang pengecut yang sudah kami siap hadapi," tulis Yermak.
"Ukraina telah menahan pukulan musuh yang sangat sulit, yang tidak memiliki hasil yang diharapkan oleh para pengecut Rusia ini. Kami terus bergerak maju. Jangan abaikan sirene serangan udara, mereka tidak akan berhasil. Kami akan menghancurkan mereka."
Sejak awal Oktober, Rusia telah menargetkan fasilitas energi Ukraina melalui serangkaian serangan massal.
Awal bulan ini, presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan sekitar 40 persen infrastruktur energi negara itu telah hancur.
Pada 15 November, Rusia meluncurkan sekitar 100 rudal ke Ukraina, meskipun hampir tiga perempat berhasil ditangkap oleh sistem pertahanan udara Ukraina.(TribunWow.com/Via)