Liga 1
Terusir dari Stadion Kanjuruhan, Arema FC Segera Tentukan Markas Baru untuk Lanjutan Liga 1 2022
Disanksi dalam tragedi Kanjuruhan, Arema FC harus segera mencari markas baru untuk mengarungi lanjutan Liga 1 2022 yang kabarnya bakal dimulai.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Arema FC harus segera mencari markas baru sementara untuk menghadapi lanjutan Liga 1 2022.
Setelah tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu, Arema FC dipastikan akan terusir jauh dari Kota/Kabupaten Malang.
Arema FC dikenai sanksi oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI tidak boleh menggelar pertandingan kandang di Liga 1 atau harus berjarak 250 km dari Stadion Kanjuruhan.
Baca juga: 3 Opsi Tanggal Kelanjutan Liga 1 2022, Mayoritas Klub Tolak Format Bubble dan Ingin Tetap Home Away
Baca juga: Kontraknya di Sabah FC akan Rampung, Saddil Ramdani Ngaku Diminati 4 Klub Liga 1, Termasuk Arema FC?
Sanksi tersebut berlaku hingga akhir musim Liga 1 2022/2023.
Begitupun juga dengan para pendukung Arema FC, Aremania dilarang memberikan dukungan langsung kepada tim berjuluk Singo Edan tersebut.
Di satu sisi, Stadion Kanjuruhan bakal dirobohkan dan akan dibangun ulang pada tahun 2023 mendatang.
Sementara itu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama PSSI sudah mulai memikirkan nasib sekaligus kelanjutan Liga 1 2022.
Ada tiga opsi tanggal untuk kembali melanjutkan Liga 1 2022, yakni dimulai tanggal 18 November, 25 November dan 2 Desember.
Hanya saja, manajemen Arema FC hingga saat ini belum memutuskan lokasi markas baru untuk Liga 1 2022.
Singo Edan masih menunggu kepastian format lanjutan Liga 1 terlebih dahulu.
Hal ini diungkapkan kata Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI), Tatang Dwi Arifianto.
"Kepastian di mana venue Arema FC setelah mendapatkan hukuman dari Komdis PSSI pasca tragedi Kanjuruhan tentu akan segera dipastikan menunggu keputusan format kelanjutan kompetisi nanti seperti apa," kata Tatang sebagaimana keterangan tertulis yang diterima BolaSport.com.
Baca juga: Sempat Beri Bantahan, Adilson Maringa Kembali Dirumorkan Bakal Hengkang dari Arema FC

Meski sudah ada opsi tanggal kembali digelarnya Liga 1 2022, terkait format kompetisi belum diputuskan.
Hal ini karena PT LIB menegaskan masih menunggu kepastian izin dari pemerintah.
PT LIB mengaku, format kompetisi bakal digelar sesuai dengan izin dari pemerintah nantinya.
Namun, wacana kompetisi bergulir dengan menggunakan sistem bubble dan tanpa penonton sudah menjadi isu umum akhir-akhir ini.
Walaupun belum jelas manajemen Arema Fc tak bisa memungkiri bahwa hal ini juga sudah menjadi bahasan tim.
"Dua hal tersebut ( home away atau centralized bubble) masih menjadi bahasan. Namun kami yakin hal ini akan segera dipastikan secepatnya," kata Tatang.
Tim asal Malang itu mengatakan bahwa saat ini Arema memang tak memiliki banyak pilihan.
Sehingga apapun keputusannya nanti, Arema FC akan menghormati keputusan itu.
Sebab Arema FC juga saat ini berada dalam masa hukuman.
"Soal adanya penolakan di supporter terkait format bubble dan tanpa penonton, kami sangat respect dengan hal itu," ucap Tatang.
"Sekali lagi, cukup Arema FC saja yang mendapatkan hukuman ini. Kami akan jalani dengan legowo," tuturnya.(BolaSport.com)