Konflik Rusia Vs Ukraina
Momen Langka Kadyrov Akui Kekalahan di Ukraina, Benarkah Invasi Rusia Sudah Hampir Tamat?
Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov telah mengakui kerugian tinggi di jajarannya setelah penembakan artileri oleh pasukan Kyiv.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Para remaja itu menembak peluncur roket dan senapan mesin sembari terkadang tersenyum saat memotret atau mengacungkan jempol.
Kadyrov telah menjadi salah satu pendukung Rusia yang paling vokal dan invasinya ke Ukraina
Dia juga menyarankan Rusia harus mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir taktis kecil.
Kremlin pada hari Senin menolak seruannya untuk menggunakan senjata nuklir berdaya rendah di Ukraina.
Juru bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov, telah menanggapi pernyataan Kadyrov tersebut.
"Ini adalah momen yang sangat emosional. Kepala daerah berhak menyampaikan pendapatnya. Bahkan pada saat-saat sulit, emosi tetap harus dikecualikan dari penilaian apa pun," kata Peskov.
Meski demikian, Peskov memuji kontribusi heroik pemimpin Chechnya tersebut dalam operasi militer di Ukraina.(TribunWow.com/Via)
Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina