Polisi Tembak Polisi
Sempat Murka saat Sidang, Bibi Brigadir J Mengaku Kecewa pada Bharada E: Teman Akrab Kok Tega
Bibi Brigadir J, Rohani Simanjuntak mengungkapkan kekecewaan dan pengampunannya terhadap Bharada E.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
"Anak saya sudah terbunuh dengan sadis dan keji, masih juga difitnah terus rekayasa mereka," kata Rosti.
Sembari menangis, Rosti menatap ke arah Bharada E yang duduk di samping pengacaranya.
"Kami mohon nak, agar arwah anak kami tenang, tolong berkata jujur, nak," ucap Rosti.
"Mohon Bharada E, saya sebagai ibu, kamu juga punya ibu, mohon berkatalah jujur anakku, berkata jujur jangan ada kebohongan, jangan ada yang ditutup-tutupi."

Baca juga: Dekat Dengan Bharada E, Reza Adik Brigadir J Beberkan Perasaan saat Bertemu Pembunuh sang Kakak
Rosti pun memalingkan wajah dan menangis sesenggukan tak kuasa melanjutkan ucapannya.
Sementara itu, Bibi Brigadir J, Rohani Simanjuntak ganti meluapkan emosinya ke arah Bharada E.
Ia mengacungkan tangan dan menunjuk ke mantan ajudan Ferdy Sambo tersebut.
"Kamu telah membunuh anak saya dengan secara sadis," seru Rohani dengan lantang di tengah isak tangisnya.
"Tiga tembakan kau tancapkan ke tubuh anak saya."
"Jadi mulai dari sekarang kejujuranmu yang kami minta, tentang Ibu PC, tentang Pak Sambo apa yang dilakukan, itu yang kami harapkan darimu."
Tampak Bharada E ikut menangis menundukkan kepala hingga harus ditenangkan oleh sang pengacara, Ronny Talapessy.
Pada akhir sidang, ia menyatakan komitmennya untuk bicara jujur apa adanya dan berjanji akan memberikan pembelaan bagi Brigadir J untuk yang terakhir kalinya.(TribunWow.com/Via)