Terkini Nasional
Gara-gara Pakaian, Luhut Binsar Pandjaitan Diminta Berdiri Jokowi saat Peringatan HUT Golkar
Momen unik terjadi ketika Jokowi menyadari Luhut Binsar Pandjaitan tampil tak biasa mengenakan pakaian yang berbeda.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Para aparat tersebut datang tanpa diizinkan membawa senjata maupun ponsel, dan hanya boleh memegang buku catatan atau pulpen.
Dalam pidatonya, Jokowi menyinggung mengenai kasus Ferdy Sambo yang melibatkan puluhan polisi dan menurunkan tingkat kepercayaan publik pada institusi penegak hukum.

Selain itu Jokowi juga menyinggung terkait gaya hidup anggota Polri yang dinilai bisa menimbulkan kecemburuan sosial.
Setelah mendapat instruksi langsung dari Istana, Kapolri melakukan konferensi pers untuk rilis resmi terkait pemanggilan jajarannya.
Menurutnya, Jokowi sudah dengan jelas dan tegas mengarahkan Polri untuk fokus menjalankan tupoksinya.
"Tentunya kita semua juga sepakat bahwa hal-hal yang sifatnya bisa menurunkan tingkat kepercayaan publik, terkait gaya hidup, hal-hal yang bersifat pelanggaran, tentunya itu menjadi arahan presiden," kata Listyo Sigit dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (14/10/2022).
"Akan kami tindak lanjuti untuk melakukan langkah-langkah dan tindakan tegas, termasuk juga tentunya pemberantasan judi online, pemberantasan narkoba, dan pemberantasan hal-hal yang sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat," imbuhnya.

Baca juga: Kronologi Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa Ditangkap terkait Kasus Narkoba, Kini Terancam PTDH
Namun selama menyampaikan keterangan tersebut, tangan Kapolri tampak bergetar hebat.
Hal ini terlihat dari gerakan cepat kertas catatan yang dipegangnya dari balik podium.
Meski begitu, Listyo Sigit tetap dapat menyampaikan maksudnya dengan baik dan lancar hingga akhir konferensi pers.
Ia bahkan beberapa kali menjawab pertanyaan awak media yang sudah berebutan menanyakan terkait pengumuman penangkapan Teddy Minahasa pada hari yang sama.
(TribunWow.com/Anung/Via)