Terkini Nasional
Gara-gara Pakaian, Luhut Binsar Pandjaitan Diminta Berdiri Jokowi saat Peringatan HUT Golkar
Momen unik terjadi ketika Jokowi menyadari Luhut Binsar Pandjaitan tampil tak biasa mengenakan pakaian yang berbeda.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
Susno menyebut ada yang menarik dari instruksi Jokowi melarang para pejabat Polri membawa tongkat komando hingga topi.
Menurutnya ada makna tersembunyi di balik instruksi itu.
"Ini simbol," kata Susno.
"Tutup kepala itu artinya supaya kepalanya itu dibuka, pikirannya dilihat pada masyarakat, pada rakyat."
"Tongkat komando itu simbol kekuasaan, jangan main kuasa-kuasaan, gaya-gayaan."
Susno melanjutkan, ponsel atau hp melambangkan kemewahan sehingga dilarang untuk dibawa.
Sementara itu bolpen dan buku merupakan simbol bekerja.
Selanjutnya Susno mengungkit gaya Jokowi berbicara yang menurutnya sangat kecewa.
Susno mengungkit bagaimana tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri anjlok, mulai gara-gara pungutan liar (pungli), represif, suka mencari-cari kesalahan orang lain, hingga gaya hidup hedonisme para pejabat Polri.
Susno menjelaskan, untuk memperbaiki institusi Polri perlu dibenahi mulai dari tahap rekrutmen dan pendidikan.

Baca juga: Jokowi Ingatkan Jajaran Polri Rem Total Masalah Gaya Hidup, Buntut Kepercayaan Publik yang Menurun
Listyo Sigit Gemetaran
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai menghadiri pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2022).
Dilansir TribunWow.com, dalam kesempatan tersebut, tangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tampak gemetaran ketika memegang kertas catatan.
Sebagaimana diketahui, Presiden telah memanggil jajaran anggota Polri dari Kapolres, kapolda hingga perwira tinggi dengan jabatan strategis.
Baca juga: Kepercayaan Publik Anjlok, Kapolri Ungkap Arahan Jokowi untuk Reformasi Polri: Tegas dan Jelas
Ratusan aparat tersebut dikumpulkan di Istana Negara Jakarta untuk mendapat arahan langsung dari Jokowi.