Breaking News:

Pilpres 2024

Elektoral Bukan Prioritas, PDIP Ungkap Pentingnya Lobi Politik 2024 dari Berkuda hingga Jalan Sehat

Meski tak menyebut nama, Hasto memberikan sinyal PDIP condong mendukung Puan Maharani di 2024.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Kolase Mario Christian Sumampow dan Tim media Prabowo Subianto
Foto kiri: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengajak Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menaiki kuda kesayangannya di sela-sela pertemuan di Kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9/2022). Foto kanan: Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat melakukan jalan santai di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (8/10/2022) pagi. 

"Justru nanti Pak Ganjar yang diberikan angin, simpati publik bisa mengalir ke situ," tandasnya.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan pengarahan di acara konsolidasi PDI Perjuangan dengan tema
Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan pengarahan di acara konsolidasi PDI Perjuangan dengan tema "2024 Menang Spektakuler Hattrick" di The Renaissance Ballroom, Kota Semarang, Minggu (18/9/2022). Dalam kegiatan tersebut tak nampak sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA)

Ganjar Ngekos di Partai Sendiri

Sebelumnya diberitakan, Ganjar kembali tak diundang acara partainya sendiri, PDIP di Semarang, Jawa Tengah.

Dilansir TribunWow.com, hal ini membuat sejumlah pihak menduga adanya masalah di internal partai terutama terkait Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Bahkan, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai Ganjar Pranowo bak dianak tirikan dan seperti anak kos.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Puan Gelar Persiapan 2024 di Jateng, Ganjar Jawab Alasan Tak Hadir Pakai Foto

"Ini semakin menebalkan keyakinan bahwa Ganjar dianggap sebagai anak kos-kosan di partainya sendiri," ujar Adi dikutip dari Kompas.com, Selasa (20/9/2022).

Menurut Adi, tak diundangnya Ganjar dalam acara yang dipimpin Puan Maharani tersebut merupakan buntut dari hubungan keduanya yang dikabarkan kurang baik.

Pasalnya, Puan Maharani diisukan sudah digadang-gadang partai untuk maju menjadi capres di Pemilu 2024.

Namun, elektabilitas Ganjar justru mencuat mengalahkan putri Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri tersebut.

"Ini tidak lepas dari efek dan risiko persaingan menuju Pemilu 2024," duga Adi.

"Kalau elektabilitas Puan naik, PDIP pasti akan memaksakan Puan sebagai kandidat capres."

Hingga saat ini, PDIP belum mengumumkan bakal calon yang akan diusung partainya.

Hal ini membuat Adi meyakini bahwa Ganjar akan terus dikesampingkan hingga nanti PDIP mengumumkan capresnya.

"Sebelum ada pengumuman resmi soal capres dari PDI-P, sepanjang itu juga saya kira Ganjar terlihat akan terus di-anaktiri-kan dianggap anak kos-kosan di partainya sendiri," beber Adi.

Foto kiri: Acara Mata Najwa yang ditayangkan pada Rabu (29/12/2021). Dalam acara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditanya soal niatan maju di Pilpres 2024. Foto kanan: Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri memberikan sindiran kepada pihak-pihak yang ingin jadi presiden.
Foto kiri: Acara Mata Najwa yang ditayangkan pada Rabu (29/12/2021). Dalam acara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditanya soal niatan maju di Pilpres 2024. Foto kanan: Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri memberikan sindiran kepada pihak-pihak yang ingin jadi presiden. (Kolase Youtube/KompasTV dan YouTube Najwa Shihab)

Baca juga: Ganjar Diusulkan Nasdem, Megawati soal Bakal Capres PDIP: Kalian yang Membuat Manuver, Keluar!

Senada dengan hal ini, Doktor Sosiologi Universitas Padjajaran Jannus TH Siagian menilai ujian politik Ganjar akan semakin berat.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Pilpres 2024PDIPHasto KristiyantoGanjar PranowoPuan MaharaniCapres 2024
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved