Pilpres 2024
Diduga Bereaksi soal Omongan Anies, Pengamat Soroti Cara Prabowo Jawab soal Capres 2024 NasDem
Sambil tertawa, Prabowo menjawab secara singkat terkait langkah NasDem mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres 2024.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Dulu kawan sekarang lawan adalah kata-kata yang cocok menggambarkan hubungan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Pada Pilkada DKI tahun 2017 Prabowo Subianto totalitas menggerakkan seluruh kader Gerindra demi memenangkan Anies yang saat itu melawan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, namun kini Prabowo Subianto justru kemungkinan harus bertarung melawan Anies di 2024 seusai keduanya resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden (capres).
Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Dapat Ucapan Selamat Ulang Tahun dari Istri, Prabowo hingga Warga Wakanda
Prabowo sempat menanggapi soal majunya Anies di 2024 dengan tertawa.
Melihat cara Prabowo menanggapi langkah Anies, Direktur Eksekutif Lembaga Survei dan Polling Indonesia (Spin) Igor Dirgantara menduga Prabowo menertawakan berubahnya sikap Partai Nasional Demokrat (NasDem).
Seperti yang diketahui pada Pilkada 2017, NasDem berada di kubu Ahok namun kini justru mengusung Anies.
"Prabowo tertawa karena Anies diusung oleh NasDem, yang notabene adalah pengkritik kerasnya saat Pilkada DKI Jakarta 2017," ujar Igor, Sabtu (8/10/2022).
"Padahal, sebagai Ketum Partai Gerindra Prabowo justru yang menginstruksikan kadernya untuk all out memenangkan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta 2017 saat itu," terangnya.
Igor juga menduga tawa Prabowo merupakan sebuah sindiran kepada Anies yang pernah berjanji tidak akan maju ikut Pilpres jika Prabowo maju sebagai capres.
"Janji adalah bentuk integritas seorang pemimpin," kata Igor.
Selanjutnya Igor turut menduga Prabowo tertawa karena terbiasa melawan lawan yang tangguh yang dulu merupakan kawan.
"Seperti Anies sekarang ini bahkan Jokowi saat maju sebagai gubernur Jakarta 2012," kata Igor.
Igor juga tak menutupi kemungkinan Prabowo tertawa karena optimis bisa menang melawan Anies di 2024 nanti.
Baca juga: Tertawa Lepas hingga Pamerkan Chemistry, Ini Jawaban Prabowo soal Jokowi Jadi Wakilnya di 2024

Dikutip TribunWow dari Tribunnews, di sisi lain, Partai Gerindra mengaku siap untuk berhadapan melawan Anies di 2024 nanti.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman.
"Iya kita siap berkompetensi secara sehat ya. Ini kan kita tidak berkompetisi untuk saling menjatuhkan," kata Habiburokhman, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Habiburokhman menjelaskan, Prabowo bersama Gerindra akan bersaing secara sehat di 2024 nanti.
"Bagaimana melakukan hal-hal yang terbaik, kampanye dengan cara yang baik ya dengan penuh kegembiraan sehingga kita tidak saling menegasikan, siap siap saja. Lawan siapapun kita siap," ujar Habiburokhman.
Dikutip TribunWow dari Tribunnews, pengamat melihat kemungkinan Prabowo dan Airlangga bersatu membentuk poros sendiri di Pemilu 2024 nanti.
Dugaan ini disuarakan oleh Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo.
Ari menyebut ada kemungkinan Pilpres 2024 nanti terdiri dari tiga poros.
"Kuncinya adalah sebenarnya posisi Anies kemudian dengan statemen itu menjadi katalisator bagaimana poros Nasdem, Demokrat, PKS itu semakin konkret karena figur Anies sudah siap," jelas Ari.
Ari menganalisis ada kemungkinan PDIP akan maju sendiri tanpa menjalin koalisi.
"KIB siap untuk maju sendiri, Gerindra-PKB juga siap maju. Ketika ini dikomunikasikan apakah ini membuka kemungkinan kerja sama KIB dan koalisi Gerindra? Ini juga harus menjadi pertimbangan," terang Ari.
Menurut keterangan Ari, jika Prabowo dan Airlangga bersatu maka PDIP akan berpikir kembali untuk maju sendirian.
"Pilihannya PDIP maju sendiri berarti ada 3 poros dan 3 capres, atau PDIP bergabung sekalian dengan Gerindra-Golkar. Itu bisa menjadi koalisi gemuk," terang Ari.
(TribunWow.com/Anung/Via)