Breaking News:

Tragedi Arema Vs Persebaya

Janji Objektif Usut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Komentari saat Penonton Turun ke Lapangan

Mahfud MD menyampaikan sampai saat ini tim independen pencari fakta terus mengumpulkan fakta dari berbagai pihak.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Najwa Shihab
Dalam acara Mata Najwa, Kamis (6/10/2022), Menko Polhukam Mahfud MD mengomentari soal turunnya suporter ke lapangan dalam tragedi di Kanjuruhan, 

Dengan adanya gas air mata, wajar Aremania yang berada di tribun Stadion Kanjuruhan panik dan ingin keluar dari lokasi kejadian.

"Pertanyaannya sekarang, kalau dalam 15 sampai 20 menit itu situasinya masih kondusif, apakah diperlukan gas air mata yang membuat semua penonton panik?" ujar Choirul Anam.

"Harus kalau tata kelola keamanan baik, tidak akan terjadi peristiwa memilukan seperti ini."

"Jadi ini penting yang untuk meluruskan. Jangan sampai ada lagi yang bilang bahwa tindakan itu gara-gara suporter merangsek ke lapangan dan mengancam pemain, tidak begitu," ujarnya.

Baca juga: Bukan Sanksi, PSSI Klaim FIFA Bakal Beri Bantuan Tragedi Kanjuruhan seusai Laga Arema Vs Persebaya

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam buka suara soal temuan dalam insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022).
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam buka suara soal temuan dalam insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan enam tersangka atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (1/10/2022).

Dilansir TribunWow.com, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan tiga tersangka dari pihak penyelenggara, pelaksana, hingga pengamanan.

Selain itu, anggota polisi yang memerintahkan penembakan gas air mata juga turut dijadikan tersangka.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pengumuman terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pengumuman terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Mulut Berbusa hingga Wajah Membiru, Kondisi Jasad Korban Tragedi Kanjuruhan Diungkap Komnas HAM

Diketahui, kericuhan terjadi ketika pertandingan Arema FC versus Persebaya.

Para suporter Aremania sempat membludak turun ke lapangan dan langsung dihalau oleh pihak kepolisian maupun TNI.

Namun, aparat kemudian menembakkan gas air mata ke tribun selatan kurang lebih 7 tembakan, tribun utara 1 tembakan dan ke lapangan 3 tembakan.

Tindakan ini mengakibatkan para penonton panik dan berdesak-desakan keluar dari arena.

Padahal, sebagian besar pintu stadion masih dalam keadaan terkunci.

Akibatnya sebanyak 131 orang termasuk 33 anak-anak tewas diduga karena kehabisan oksigen yang diperparah dengan efek gas air mata.

Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan terhadap internal polri dan pihak-pihak terkait.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Mahfud MDArema FCPersebaya SurabayaTragedi KanjuruhanStadion KanjuruhanMalangJawa TimurKomnas HAM
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved