Polisi Tembak Polisi
Ketulusan Ferdy Sambo Minta Maaf ke Orangtua Brigadir J Diragukan, Pakar: Masih Gunakan Pembenaran
Pakar ekspresi menilai raut wajah Ferdy Sambo ketika meminta maaf kepada orangtua Brigadir J.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Tersangka pembunuhan berencana Ferdy Sambo sempat menyampaikan permintaan maaf kepada orangtua korbannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Dilansir TribunWow.com, dalam penuturannya, Ferdy Sambo kembali mengangkat motif pelecehan seksual terhadap istrinya, Putri Candrawathi.
Menanggapi hal ini, pakar forensik emosi Handoko Gani menganalisa raut wajah Ferdy Sambo yang tampak datar.
Baca juga: Tergabung dalam Konsorsium 303 Ferdy Sambo, Eks Pemilik Judi Online: Ada Aparat Menghubungi Saya
Sebagai informasi, Ferdy Sambo kembali tampil di depan publik setelah mengikuti proses penyerahan berkas perkara tahap II di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).
Sebelum masuk kembali ke mobil taktis Brimob, Ferdy Sambo sempat menyampaikan sejumlah pesan.
Ia mengaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf pada orangtua Brigadir J, Rosti Simanjuntak dan Samuel Hutabarat.
Namun, Ferdy Sambo menekankan bahwa perbuatan yang dilakukan berdasarkan atas kecintaan pada sang istri.
Ia mengaku emosi akibat pengakuan Putri terkait peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah.
Baca juga: Ricuh, Ferdy Sambo Diteriaki di Kejagung karena Diperlakukan Istimewa: Itu Tersangka atau Jenderal?
Menurut Handoko, raut wajah Ferdy Sambo sudah terlihat lebih tenang ketika hadir di Kejagung.
Ia seolah sudah mengetahui secara pasti langkah-langkah apa yang perlu diambil selanjutnya dalam kasus tersebut.
"Yang saya lihat beliau sudah jauh berbeda dengan pertama kali muncul di Mabes Polri," kata Handoko dikutip KOMPASTV, Rabu (5/10/2022).
"Beliau jauh lebih tenang dan sepertinya jauh lebih sudah bisa melihat ke depannya akan seperti apa."
"Beliau sudah jauh berbeda, lebih tenang, lebih yakin dengan apa yang akan beliau lakukan," imbuhnya.
Handoko menilai Ferdy Sambo masih konsisten dengan motif dan penuturannya sejak awal.
Yakni dengan menyelipkan pembenaran atas tindak pidana yang dilakukan.
"Apa yang disampaikan saat ini sebetulnya masih selaras dengan apa yang disampaikan pertama kali," ucap Handoko.
"Beliau ini masih menggunakan pembenaran terhadap tindakan yang beliau lakukan."
Menilik ekspresi Ferdy Sambo, Handoko tak bisa memastikan apakah sang mantan jenderal berbicara secara tulus dari hatinya sendiri.
Meskipun begitu, ia mendapati adanya indikasi bahwa pernyataan itu sudah disusun dan direncakan secara seksama sebelumnya.
"Kita tidak bisa melihat ini tulus atau tidak, tetapi sudah dalam koridor yang tepat, dalam artian memang ini kayaknya sudah direncanakan untuk meminta maaf," terang Handoko.
"Termasuk seperti yang kita tahu bahwa beliau sudah menyatakan penyesalan dari apa yang sudah disampaikan dari pengacara beliau, Pak Febri."
Baca juga: Perdana, Para Tersangka Kasus Brigadir J Tampil Tanpa Masker, dari Ferdy Sambo hingga Brigjen Hendra
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 01.54:
Permintaan Maaf Ferdy Sambo ke Orangtua Brigadir J
Tersangka pelaku pembunuhan berencana Ferdy Sambo, meminta maaf pada keluarga korbannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Dilansir TribunWow.com, Ferdy Sambo juga menyesalkan status tersangka yang disandangkan kepada istrinya, Putri Candrawathi.
Ia pun membeberkan bahwa alasan pembunuhan tersebut adalah sebagai bentuk rasa cinta pada sang istri.
Baca juga: Tak Gentar Lawan Ferdy Sambo, Bharada E Siapkan Faktor Kejutan di Persidangan Kasus Barigadi J
Diketahui, Ferdy Sambo menuding Brigadir J telah melecehkan istrinya saat mendampinginya di rumah Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/7/2022).
Hal ini menjadi kontroversi lantaran sejumlah pihak menemukan kejanggalan dalam penuturan Ferdy Sambo maupun Putri.
Apalagi setelah skenario palsu Ferdy Sambo sebelumnya terbongkar, yang mengatakan bahwa pelecehan tersebut terjadi di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7/2022).
Namun rupanya narasi tersebut masih dipertahankan Ferdy Sambo yang mengatakan pembunuhan itu dilakukannya atas dasar rasa cinta pada Putri.
Ditemui saat hendak meninggalkan Kejaksaan Agung setelah pelimpahan berkasnya diterima, Ferdy Sambo menyampaikan sedikit pesan.
"Saya lakukan ini karena kecintaan saya kepada istri saya. Saya tidak tahu bahasa apa yang dapat mengungkapkan perasaaan, emosi, dan amarah akibat peristiwa yang terjadi di Magelang," ungkap Ferdy Sambo dikutip Tribunnews.com, Rabu (5/10/2022).
Baca juga: Sebut Arogansi Ferdy Sambo Buat 4 Anaknya Menderita, IPW Soroti Status Tersangka Putri Candrawathi
Menurutnya, kabar pelecehan yang dibeberkan sang istri telah menyakiti hatinya dan membuatnya bertindak gegabah.
Karenanya, Ferdy Sambo kini merasa menyesal dan mengatakan siap menjalani konsekuensi yang harus ditanggung.
Ia juga menegaskan bahwa Putri hanyalah korban dan tidak sepantasnya disangkutpautkan dalam perkara tersebut.
"Kabar yang saya terima sangat menghancurkan hati saya. Saya sangat menyesal. Saya siap menjalani semua proses hukum. istri saya tidak bersalah, dia tidak melakukan apa-apa justru dia korban," ucap Ferdy Sambo.
Mantan Kadiv Propam Polri itu juga mengucapkan permohonan maaf kepada kedua orangtua Brigadir J, Rosti Simanjuntak dan Samuel Hutabarat.
"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang sudah terdampak atas perbuatan saya termasuk Ibu dan Bapak dari Yosua," tandasnya.
(TribunWow.com/Via)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/tersangka-kasus-pembunuhan-brigadir-j-ferdy-sambo-kejagung.jpg)