Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Usul Solusi Damai Rusia-Ukraina, Cuitan Elon Musk Dipuji Jubir Putin tapi Dimaki Diplomat Zelensky

Baru-baru ini bos perusahaan mobil listrik ternama Tesla, Elon Musk mencuitkan skenario solusi damai antara Rusia dan Ukraina yang menuai pro-kontra.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Kolase, Dailymail.co.uk, YouTube The Independent, dan Tangkapan Video The Guardian
Dari kiri ke kanan: Presiden Rusia Vladimir Putin, Bos Tesla Elon Musk, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Cuitan Elon Musk soal solusi damai Rusia-Ukraina menerima reaksi beragam. 

TRIBUNWOW.COM - Lewat akun Twitter-nya, bos Tesla, Elon Musk menyuarakan idenya soal solusi perdamaian antara Rusia dan Ukraina yang sampai saat ini masih berkonflik.

Dalam cuitannya itu, Elon Musk menuliskan beberapa syarat agar tercapainya perdamaian, satu di antaranya adalah mengakui Krimea sebagai wilayah milik Rusia.

Dikutip TribunWow dari rt, cuitan Elon Musk ini ternyata menerima reaksi beragam dari warganet termasuk dari pemerintah Ukraina dan Rusia.

Baca juga: Pasukan Ukraina Menerobos Pertahanan Rusia di Selatan, Mulai Merangsek Maju Ambil Wilayah

Diplomat pemerintahan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Andrey Melnik menuliskan makian untuk Elon Musk.

"F** off is my very diplomatic reply to you, Elon Musk (pers**an adalah jawaban paling diplomatis saya untuk mu, Elon Musk)," ungkap Andrey Melnik.

Di sisi lain, juru bicara pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin yakni Dmitry Peskov menyambut baik usul Elon Musk.

"Ini hal yang sangat positif seseorang seperti Elon Musk mencari jalan damai keluar dari situasi ini," ujar Peskov.

Dikutip akun Twitter @elonmusk, Senin (3/10/2022) Elon Musk menyarankan referendum ulang yang diawasi PBB di empat wilayah Ukraina yang diduduki Rusia.

Hal ini sebagai tanggapan atas pemungutan suara sepihak oleh Rusia yang dikecam Kyiv dan pemerintah barat sebagai tindakan ilegal dan memaksa.

"Rusia harus pergi jika itu kehendak rakyat," tulis Elon Musk.

Kepala eksekutif Tesla tersebut juga menyarankan agar Krimea, yang direbut Moskow pada 2014, secara resmi diakui sebagai Rusia.

Selain itu ia juga menuntut keamanan pasokan air ke Krimea terjamin, dan Ukraina tetap netral tidak bergabung dengan NATO.

Elon Musk kemudian meminta pengguna Twitter untuk memilih ya atau tidak untuk idenya.

Cuitan itu sontak membuat marah warga Ukraina, hingga Zelensky menanggapi dengan jajak pendapatnya sendiri.

"@elonmusk mana yang lebih Anda sukai?," tulis Zelensky, menawarkan dua pilihan di mana satu yang mendukung Ukraina, atau mendukung Rusia.

Kolase cuitan Twitter pengusaha Elon Musk dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Senin (3/10/2022).
Kolase cuitan Twitter pengusaha Elon Musk dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Senin (3/10/2022). (Twitter @elonmusk, @ZelenskyyUa)

Baca juga: Zelensky Resmi Daftarkan Keanggotaan Ukraina ke NATO Buntut Pencaplokan 4 Wilayahnya oleh Rusia

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Elon MuskKonflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved