Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Resmi Daftarkan Keanggotaan Ukraina ke NATO Buntut Pencaplokan 4 Wilayahnya oleh Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengambil langkah tegas dengan mendaftarkan negaranya menjadi anggota NATO.

YouTube Office of the President of Ukraine
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menandatangani pendaftaraan keanggotaan ke NATO setelah Rusia melakukan pencaplokan terhadap 4 provinsi Ukraina, Jumat (30/9/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Setelah peringatannya tak digubris Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa Ukraina secara resmi mengajukan keanggotaan NATO.

Dilansir TribunWow.com, langkah ini dilakukan Zelensky beberapa jam setelah Presiden Rusia Vladimir Putin resmi menyatakan bahwa ia sudah mencaplok empat provinsi Ukraina dalam sebuah upacara di Rusia.

Pencaplokan empat wilayah tersebut diklaim setelah Rusia mengadakan referendum sepihak dengan meminta para penduduk memilih di bawah tekanan.

Baca juga: Rusia Disalahkan, 23 Orang di Ukraina Tewas akibat Serangan Misil saat Konvoi Bantuan Kemanusiaan

Dilaporkan The Guardian, Jumat (30/9/2022), dalam pidato yang direkam di luar kantor kepresidenannya di Kyiv, Zelensky mengatakan dia mengambil langkah tegas ini untuk melindungi seluruh komunitas Ukraina.

Dia berjanji peresmian keanggotaan Ukraina ke NATO akan terjadi dalam cara yang dipercepat.

"De facto, kami sudah pergi ke NATO. Secara de facto, kami telah membuktikan kompatibilitas dengan standar aliansi. Mereka nyata untuk Ukraina – nyata di medan perang dan dalam semua aspek interaksi kita," kata Zelensky.

"Kami saling percaya, kami saling membantu, dan kami saling melindungi. Ini adalah aliansi. Secara de facto. Hari ini, Ukraina mengajukan permohonan untuk membuatnya secara de jure."

Presiden menandatangani formulir aplikasi, seperti yang dilakukan ketua parlemen, Ruslan Stefanchuk, dan perdana menteri, Denys Shmyhal.

Video protes warga Kherson, Ukraina berakhir seusai tentara Rusia melemparkan granat kejut dan tembakkan peringatan, Senin (21/3/2022).
Video protes warga Kherson, Ukraina berakhir seusai tentara Rusia melemparkan granat kejut dan tembakkan peringatan, Senin (21/3/2022). (YouTube The Telegraph)

Baca juga: Polisi Rusia Dituding Rudapaksa dan Ancam Lecehkan Ramai-ramai Pendemo Anti-Wajib Militer ke Ukraina

Dalam pidatonya pada hari Jumat, yang dibagikan di Telegram, Zelensky menolak upacara yang turut meresmikan pencaplokan 4 wilayah Ukraina di Moskow sebagai lelucon yang tidak berarti.

Dia mengatakan tidak akan ada pembicaraan damai dengan Rusia selama Putin menjadi presiden.

"Putin tidak tahu apa itu martabat dan kejujuran. Kami siap untuk berdialog dengan Rusia tetapi hanya dengan presiden Rusia yang berbeda," ungkap Zelensky.

Ia pun berjanji bahwa angkatan bersenjata Ukraina akan terus membebaskan wilayah dari pendudukan Rusia.

Terlepas dari sentilan Putin bahwa Moskow mungkin menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan tanah yang telah direbutnya.
"Seluruh Ukraina akan dibebaskan dari musuh ini," tegas Zelensky.

"Moskow menentang kehidupan, hukum, kemanusiaan, dan kebenaran," tambahnya.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved