Timnas Indonesia
Meski Timnas U-17 Indonesia Bantai 14-0 Guam, Ekspresi Pemain seusai Cetak Gol Dapat Acungan Jempol
Timnas U-17 Indonesia mempermalukan Guam dengan skor 14-0 pada pertandingan pertama Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Timnas U-17 Indonesia mempermalukan Guam dengan skor 14-0 pada pertandingan pertama Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Kemenangan Timnas U-17 Indonesia atas Guam dirasakan di Stadion Pakansari, Bogor pada Senin (4/10/2022).
Ekpresi para pemain Timnas U-17 Indonesia di laga melawan Guam langsung menjadi sorotan.

Baca juga: Buntut Tragedi Arema FC Vs Persebaya Surabaya, Ketum PSSI Ramai-ramai Diminta Mundur dari Jabatannya
Pasalnya, para pemain Timnas U-17 Indonesia tidak melakukan selebrasi berlebihan ketika mencetak 14 gol ke gawang Guam.
Dilansir TribunWow.com dari akun Instagram @pssi pada Senin (3/10/2022), momen tersebut diketahui.
Bahkan, kebanyakan pemain Timnas U-17 Indonesia setelah mencetak gol malah menundukkan kepala.
Para pemain Timnas U-17 Indonesia sepertinya ingin menghormati kejadian yang menimpa sepakbola Tanah Air.
Tepatnya tragedi Arema FC vs Persebaya Surabaya yang merenggut 131 korban jiwa.
Bukan hanya Timnas U-17 Indonesia saja, seluruh penjuru dunia menyoroti tragedi Arema FC vs Persebaya Surabaya yang menjadi terbesar kedua selama sejarah.
Baca juga: Liga 1 Resmi Dihentikan oleh PSSI Imbas Insiden Arema Vs Persebaya hingga Waktu yang Tak Ditentukan
Pada unggahan tersebut, pendukung Timnas U-17 Indonesia memberikan acungan jempol pada sikap para pemain.
Banyak yang menganggap para pemain Timnas U-17 Indonesia juga merasakan duka yang mendalam atas tragedi Arema FC vs Persebaya Surabaya.
"Tak ada selebrasi berlebihan di kemenangan yg besar ini, respect," komentar akun @iwan_mbois
"Tanpa selebrasi, respect bgt," tulis akun @13_susann
"Menolak selebrasi mengingat menghormati tragedi kanjuruhan," komentar akun @izal_mboing
"Bangga di tengah2 kesedihan," tulis akun @
ronlyrev89
"Bangga tapi tak bahagia.... Hampa!!," komentar akun @kabarkabur_kubur
"mau timnas ngebantai 100-0 pun tetap masih berasa dukanya," tulis akun @chrisnugraha42.
Baca juga: Klasemen Timnas U-17 Indonesia pada Kualifikasi Piala Asia U-17 2022, di Atas Malaysia, di Bawah UAE
Ketum PSSI Ramai-ramai Diminta Mundur dari Jabatannya
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan atau yang akrab Iwan Bule, diminta mundur oleh warganet seusai terjadinya kerusuhan di laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.
Dilansir TribunWow.com, pada pekan ke-11 Liga 1 2022 lalu, pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya harus diakhiri dengan kericuhan yang terjadi antara suporter dengan pihak keamanan.
Pada pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10/2022), ratusan suporter yang turun ke lapangan membuat pihak keamanan kewalahan dalam mengamankan situasi.
Alhasil, gas air mata ditembakkan oleh pihak keamanan dan membuat jatuhnya ratusan korban jiwa pada laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.
Buntut dari kejadian kerusuhan yang terjadi pada laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut, PSSI dan PT LIB selaku operator Liga 1 2022 mendapatkan banyak sorotan.
Dilansir TribunWow.com, banyak warganet yang menyayangkan adanya jam pertandingan Liga 1 2022 yang terlalu malam.
Dengan jam kick-off yang terlalu malam, maka akan membahayakan keamanan dan kenyamanan penonton dalam menikmati Liga 1 2022.
Selain itu, banyak warganet yang menyayangkan adanya kekerasan yang dilakukan oleh warganet kepada suporter di laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.
Bahkan, penggunaan gas air mata oleh pihak keamanan juga disinyalir telah menyalahi aturan yang telah ditetapkan oleh FIFA.

Munculnya gelombang kekecewaan terhadap kepemimpinan PSSI membuat warganet mendesak Iwan Bule untuk mundur dari jabatannya.
Dilansir TribunWow.com dari Instagram @mochamadiriawan84 pada Senin (3/10/2022), tampak warganet ramai-ramai meminta Iwan Bule mundur dari Ketum PSSI sebagai bentuk tanggungjawab atas tragedi Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.
Kecewanya warganet disinyalir karena Iwan Bule yang tidak terlalu tampak kurang tegas saat menjadi Ketum PSSI
Bahkan, saat Iwan Bule memimpin konferensi pers tragedi Arema FC melawan Persebaya Surabaya, ia mendapat sorotan karena blunder saat mengucapkan kata pembukaan.
Pada pembukaan konferensi pers, Iwan Bule mengucapkan kata "Hadirin yang berbahagia" yang tentunya konteksnya sangat kontradiktif dengan suasana duka yang terjadi akibat tragedi dari Arema FC melawan Persebaya Surabaya.
"#mundurlah," tulis akun @hilmandonny.
"Nggak malu apa bos? #mundurjabatan," komentar akun @sena.adit25.
"#mundurboss....," ujar akun @yaniarief21.
"Setelah masalah ini clear dan tanggung jawab sudah selesai, tolong untuk seluruh elemen diPSSI bisa gentle MUNDURRR dari jabatannya," unggah akun @stadiuminfrastructure.
"ANGKAT KAKIMU DARI SEKARANG #IBULOUT," ujar akun @penghuni_tribun12.
"#ketuapssimundur," ucap akun @wahidcanaryfarm.
(TribunWow.com)