Polisi Tembak Polisi
Ayah Brigadir J Tetap Sopan meskipun Rombongan Brigjen Hendra Datangi Rumah secara Membabi Buta
Ibu Brigadir J menceritakan bagaimana momen rombongan Brigjen Hendra mendatangi rumahnya untuk menceritakan kronologi tewasnya Yosua.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Dalam video itu tampak ada sekira tujuh anggota polisi berjaga di pintu ruangan.
Terekam para polisi yang berada di rumah duka tidak mencopot sepatu mereka saat masuk ke kediaman orangtua Brigadir J.
Karpet yang digunakan sebagai alas duduk oleh para penghuni rumah tampak jelas terinjak oleh para anggota polisi yang mengenakan sepatu.
Terdengar juga suara ibu-ibu memprotes kehadiran Brigjen Hendra beserta rombongannya.
Diketahui polisi yang datang tidak hanya ada di dalam ruangan tapi juga ada yang berjaga di luar rumah.
"Gak kek gitu juga caranya kalau masuk ke rumah orang," ucap perempuan di dalam video.
Sebagai informasi, kehadiran Brigjen Hendra saat itu untuk memberikan penjelasan kepada keluarga terkait penyebab tewasnya Brigadir J.
Menurut penjelasan TribunJambi.com sudah menjadi tradisi masyarakat bahwa orang yang mau bertamu harus izin terlebih dahulu kepada tuan rumah lalu melepas alas kaki.
Bantah Intimidasi Keluarga Brigadir J
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, sebelumnya, pengakuan keluarga Brigadir J dibantah oleh pihak kepolisian.
Kapolres Muarojambi, AKBP Yuyan Priatmaja menjelaskan, polisi yang datang ke kediaman keluarga Brigadir J tidak sampai 50 personil polisi.
"Karena rumah kecil, yang dari Mabes itu sekitar 10-15 orang, yang masuk dan berbicara dengan keluarga hanya sebagian," kata Yuyan melalui pesan singkat, Rabu (13/7/2022).

Baca juga: Putri Candrawathi Didesak untuk Ditahan, Kuasa Hukum Brigadir J Sebut Alasan Kemanusiaan Tak Relevan
Yuyan menjelaskan, pihak kepolisian dari Jambi juga datang ke kediaman keluarga Brigadir J dan pintu rumah saat itu dalam kondisi terbuka.
Namun Yuyan tak memungkiri pada saat itu memang ada kehebohan ketika polisi datang.
"Maklum, baru datang kan suka heboh," jelas Yuyan.