Terkini Nasional
VIDEO Lukas Enembe Komunikasi dengan Direktur Penyidikan KPK, Diminta ke Jakarta Jalani Pemeriksaan
Gubernur Papua Lukas Enembe rupanya sudah menjalin komunikasi dengan Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Gubernur Papua Lukas Enembe rupanya sudah menjalin komunikasi dengan Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu.
Pembicaraan ini membahas Lukas Enembe yang mangkir dari panggilan pemeriksaan dugaan gratifikasi dengan alasan sakit.
Asep Guntur Rahayu pun meminta Lukas Enembe ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.
Selain itu, terkait kondisi kesehatan Lukas Enembe, nantinya juga akan diperiksa oleh dokter KPK dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Baca juga: Ditantang Lukas Enembe, KPK Komentari Tambang Emas yang Disinyalir Palsu: Sampaikan Saja
Hal tersebut disampaikan oleh koordinator tim pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stevanus Roy Rening.
Dirinya mengungkapkan isi pembicaraan antara Lukas Enembe dengan pihak lembaga antirasuah tersebut.
"Dokter KPK dan dokter IDI akan melakukan pemeriksaan dan nanti ada rekomendasi untuk berobat ke Singapura," kata Stevanus dikutip dari Kompas TV, Kamis (29/9/2022).
Stevanus menambahkan, berdasarkan pernyataan Direktur Penyidikan KPK, bahwa lembaga antirasuah dalam melakukan penyelidikan bakal tetap menghormati hak asasi manusia (HAM).
Karena adanya jaminan tersebut, Stevanus pun meminta kepada sejumlah pihak untuk tidak lagi mengeluarkan pernyataan atau narasi yang menyebut bahwa Gubernur Papua dijemput paksa.
Sebab, kata Stevanus, narasi tersebut bisa berdampak pada kesehatan kliennya Lukas Enembe yang pernah mengalami stroke hingga empat kali.
"Siapa yang akan bertanggung jawab bila tiba-tiba tensi Gubernur Enembe naik 200, karena sebelumnya beliau sudah empat kali mengalami stroke," ujar Stevanus.
Lebih lanjut, Stevanus mengatakan, perbincangan antara Lukas Enembe dengan Dirdik KPK dilakukan di sela-sela pertemuan kliennya dengan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.
Baca juga: VIDEO Nadiem Makariem Dicecar Kritikan saat Rapat dengan DPR: Masih Banyak Guru Menangis
Ketika ditanya tentang pertemuan dengan Ketua Komnas HAM yang bertempat di rumah pribadi Gubernur Lukas Enembe di Koya, Kota Jayapura, Stevanus menuturkan bahwa kliennya menyatakan sedang sakit.
Selain itu, kepada Ketua Komnas HAM, Lukas Enembe juga menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa duduk terlalu lama, serta kondisinya kini tergantung pada dokter pribadinya.
Menurut Stevanus, Ketua Komnas HAM sempat menanyakan tentang penyakit stroke yang dialami Lukas Enembe.