Pilpres 2024
Berita Ganjar Pranowo - Ini Jawaban Puan soal Rivalitas Dewan Kolonel dan Dewan Kopral: Hanya Nama
Ketum DPP PDIP Puan Maharani buka suara soal polarisasi Dewan Kolonel pendukungnya dan Dewan Kopral pendukung kader PDIP Ganjar Pranowo.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Menurut Noel, Prabowo telah terbukti memiliki komitmen dalam bekerja untuk pemerintahan.
Ia terbukti dapat melakukan kegiatan bernegara dengan baik di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, dan akan menjadi orang yang cocok untuk meneruskan hal tersebut.
"Dulu ada kekhawatiran ketika Pak Prabowo masuk jadi Menteri Pertahanan, ada namanya kudeta, ternyata teori itu tidak ada," terang Noel.
"Beliau tidak mencuri di kementerian itu sendiri,"imbuhnya.
Selain itu, Prabowo saat ini menjadi kandidat dengan elektabilitas tertinggi.
Suara yang diperolehnya hingga saat ini susul-menyusul dengan Ganjar dalam berbagai survey.
"Pak Prabowo belum bekerja (kampanye) saja elektabilitasnya nomor dua (setelah Ganjar), apalagi beliau bekerja," tutur Noel.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Survei Membuktikan Ganjar Makin Populer Jadi Capres 2024 saat Dikucilkan PDIP
Ganjar Dijuluki Seperti Anak Kos
Dikabarkan sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali tak diundang acara partainya sendiri, PDIP di Semarang, Jawa Tengah.
Dilansir TribunWow.com, hal ini membuat sejumlah pihak menduga adanya masalah di internal partai terutama terkait Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Bahkan, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai Ganjar Pranowo bak dianak tirikan dan seperti anak kos.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Puan Gelar Persiapan 2024 di Jateng, Ganjar Jawab Alasan Tak Hadir Pakai Foto
"Ini semakin menebalkan keyakinan bahwa Ganjar dianggap sebagai anak kos-kosan di partainya sendiri," ujar Adi dikutip dari Kompas.com, Selasa (20/9/2022).
Menurut Adi, tak diundangnya Ganjar dalam acara yang dipimpin Puan Maharani tersebut merupakan buntut dari hubungan keduanya yang dikabarkan kurang baik.
Pasalnya, Puan Maharani diisukan sudah digadang-gadang partai untuk maju menjadi capres di Pemilu 2024.
Namun, elektabilitas Ganjar justru mencuat mengalahkan putri Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri tersebut.