Terkini Nasional
Pemuda Madiun Ditangkap, Pakar Cyber: Kalau Bjorka Berdomisili di Indonesia Agak Bodoh Sih
Pakar Keamanan Cyber Alfons Tanujaya membeberkan tujuan hingga perkiraan domisili hacker Bjorka.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Pemuda yang kesehariannya menjual es thai tea di pasar tersebut diduga sebagai hacker Bjorka.
Seolah sangsi dengan hal ini, Alfons menilai jika berpikir bijak, Bjorka akan memilih tinggal di luar negeri.
"Dengan berbagai analisa ada yang mengatakan dia orang Indonesia," ucap Alfons.
"Saya bilang kalau dia berdomisili di Indonesia agak bodoh sih. Dia dengan mudah akan diidentifikasi dan ditangkap."
"Kalau dia enggak bodoh," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, aksi hacker Bjorka pertama kali dipergoki setelah ia menjual data SIM Card dari 1,3 juta penduduk Indonesia melalui Breached Forum.
Kemudian, ia juga membobol data milik Komisi Pemilihan Umum, MyPertamina, hingga dokumen surat-menyurat Presiden Joko Widodo.
Namun, hal ini dibantah keras oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate yang kemudian memberi imbauan pada sang hacker.
Alih-alih berhenti, Bjorka justru mengunggah data diri Johnny lewat media sosial tepat di hari ulang tahun sang menteri disertai ejekan.
Baca juga: Sosok MAH, Penjual Es di Madiun yang Ditangkap karena Diduga Hacker Bjorka, Tak Punya Komputer
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 04.18:
Pria Madiun Ditangkap Diduga Hacker Bjorka
Sehari-hari berjualan minuman es thai tea, seorang pemuda bernama Muhammad Agung Hidayatulloh alias MAH (21) tiba-tiba ditangkap oleh polisi pada Rabu (14/9/2022).
MAH yang merupakan warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun diduga sebagai sosok asli dari hacker Bjorka yang belakangan ini viral karena membocorkan data-data pemerintah.
Dikutip TribunWow dari SURYA, berdasarkan keterangan keluarga yakni sang ibu Prihatin (48) anaknya itu hanya menempuh pendidikan hingga jenjang Madrasah Aliyah dan tidak melanjutkan kuliah gara-gara faktor finansial.
Baca juga: Viral Aksi Hacker Bjorka, Mahfud MD Klaim Sudah Kantongi Gambaran Pelaku: Motifnya Gado-gado
