Kabar Tokoh
Berita Ganjar Pranowo: Curhat Panen Jelek, Petani di Brebes Justru Kena Semprot sang Gubernur
Seorang petani di Brebes kena semprot Ganjar seusai curhat bagaimana hasil panen di daerah lain lebih bagus dibanding di daerahnya.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seorang petani melakukan introspeksi diri seusai curhat soal hasil panen yang jelek.
Kejadian ini terjadi ketika Ganjar melakukan kunjungan dan berdialog dengan para petani bawang merah yang tergabung di Gapoktan Unggul Makmur Wiyono, Desa Krasak, Brebes, Jateng.
Dikutip TribunWow, perbincangan Ganjar ini diunggah dalam akun Instagram @ganjar_pranowo.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Bak Artis, Gubernur Jateng Dimintai Menteri Nadiem Makarim untuk Foto Bareng
Dalam dialognya, para petani mengeluhkan turunnya produktivitas lahan bawang merah.
Seorang petani kemudian menjelaskan daerah lain memiliki tanah yang lebih bagus dibandingkan di Brebes.
"Kenapa petani Brebes itu larinya ke daerah lain seperti Majalengka kemudian ke Kendal," kata seorang petani.
"Itu alasannya karena kalau di Majalengka bisa bagus pak."
Ganjar tak serta merta menerima alasan petani tersebut.
"Ya tidak, kenapa tanah mu tidak bagus?" kata Ganjar.
Ganjar lalu meminta sang petani berkaca kepada diri sendiri mengapa tanahnya jelek.
Sang petani lalu mengakui ia menggunakan pupuk secara berlebihan.
"Pestisida mu bagaimana, gila-gilaan, ngaku apa tidak?" ujar Ganjar.
"Kalau petani sendiri tidak mau memuliakan tanaman dan merawat tanahnya."
"Kalau pola tanamnya teman-teman begitu ya seperti itu."
"Anda pelaku petani apa pelaku pengrusakan?" sindir Ganjar.
Ganjar menyoroti buruknya perawatan tanah di daerah tersebut.
"Karena di sini diperkosa tanahnya," kata Ganjar.
Sang petani tidak mengelak dan mengakui tidak merawat baik tanah yang digunakan untuk menanam bawang merah.
Selanjutnya Ganjar bercerita bagaimana masyarakat di sekitar Brebes banyak yang mengalami gondokan.
"Sadar apa tidak?" tanya Ganjar.
Dalam kolom captionnya, Ganjar menjelaskan masalah seperti musim bisa diatasi dengan ilmu pengetahuan.
"Kita lakukan pendampingan dan optimalisasi lahan pertanian Bawang Merah di Brebes. Karena ternyata ini penyumbang inflasi yang besar bagi Jawa Tengah.
Musim memang berpengaruh, tapi semua bisa kita antisipasi dengan ilmu pengetahuan. Tetep semangat kerja nggih bapak ibu sedulurku kabeh," tulis Ganjar.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Ganjar Beri Sindiran seusai Dengar Gaji Nakes Honorer Masa Kerja 12 Tahun
Bergerak Cepat Bantu Petani yang Viral
Sebelumnya, Ganjar sempat membagikan video seorang petani yang sempat viral lantaran ditolak saat hendak membeli BBM.
Dilansir TribunWow.com, petani tersebut menyerukan nama Ganjar hingga Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Tak sampai hitungan hari, Ganjar pun mengutus jajarannya untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo - Sang Gubernur Terbelalak Ada Kuli Bisa Angkut 10 Ton dalam 30 Menit
Melalui unggahannya di akun Instagram @ganjar_pranowo, Minggu (11/9/2022), sang Gubernur membagikan video yang sempat viral tersebut.
Terlihat seorang petani bertopi dan berbaju kuning membawa wadah yang tampaknya adalah jeriken untuk memuat bahan bakar traktor
"Halo Pak Jokowi, Pak Ganjar, Pak Bupati Blora. Ini saya itu orang tani, Pak. Beli BBM saja sulit, kalau orang kecil ini mau mengadu sama siapa, Pak?," tanya petani dalam video.
Ia mengaku ingin membeli BBM di SPBU, namun ditolak.
Kemudian lewat tulisan yang disematkan di video, dijelaskan bahwa Pemprov Jateng segera menemui petani tersebut.
Seorang perwakilan datang ke rumah sang petani yang sederhana dan mendengarkan aspirasinya.
Rupanya, petani tersebut diklaim tidak mengetahui bahwa pembelian BBM menggunakan jeriken harus disertai dengan surat rekomendasi desa.
Menurut keterangan, aturan baru ini dibuat dengan tujuan pembelian BBM bersubsidi bisa tepat sasaran.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Kena Semprot Gara-gara Beli Pertalite, Kontraktor Langsung Salim ke Ganjar
Petugas Pemrov Jateng kemudian mengantar petani yang tak disebutkan namanya itu ke SPBU.
Di sana, ia mendapat penjelasan dari pihak Pertamina mengenai tata cara membeli BBM bersubsidi.
Bahkan, para petugas ikut aktif mengantar petani tersebut mengurus surat hingga melakukan mendapatkan bahan bakar yang diinginkan.
Petani tersebut juga dibimbing untuk dapat mengakses aplikasi mypertamina dan mendapat jatah BBM subsidi hingga 10 liter per harinya.
Sembari berlutut di SPBU, petani tersebut berdoa dan mengucap terima kasih pada para pihak yang sudah membantu.
"Untuk Pemprov Jawa Tengah terima kasih, amin, amin ya rabbal alamiin," ucap sang petani.
Melalui kolom keterangan, Ganjar menuliskan imbauan dan menjelaskan terkait aturan pembelian BBM.
"Pembelian BBM bersubsidi diatur agar tepat sasaran. Cek aplikasi mypertamina untuk info lengkapnya ya. Atau panjenengan bisa bertanya ke SPBU terdekat ya," tulis Ganjar.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo - Bongkar Kelakuan Oknum yang Kerap Tawarkan Gratifikasi: Saya Terganggu
(TribunWow.com/Anung/Via)