Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Ikut Senang Serangan Balik Ukraina Berhasil, AS Sebut Putin Belum Kerahkan Seluruh Pasukan Rusia

AS mengingatkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin masih belum mengerahkan seluruh pasukan militernya.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Anton Novoderezhkin / SPUTNIK/AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin saat acara parade hari kemenangan di Saint Petersburg, 9 Mei 2022. 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Amerika Serikat (AS) turut senang melihat perkembangan konflik antara Ukraina dan Rusia.

Baru-baru ini Ukraina berhasil melakukan serangan balik, merebut kembali beberapa wilayahnya dari kekuasaan pasukan militer Rusia.

Dikutip TribunWow dari rt, namun pada saat yang sama AS mengingatkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin belum mengerahkan seluruh pasukan militer Rusia dalam konflik melawan Ukraina.

Baca juga: Seperti Bucha, Pasukan Ukraina Temukan Mayat Bekas Penyiksaan di Kharkiv setelah Usir Tentara Rusia

Peringatan ini disampaikan oleh juru bicara dewan keamanan negara, Johny Kirby, Selasa (13/9/2022).

"Mereka jelas masih memiliki kekuatan militer yang mampu menimbulkan kerusakan dan korban yang besar," kata Kirby.

Kirby menekankan bahwa Putin belum mengerahkan seluruh pasukan militer Rusia di Ukraina.

"Masih sangat besar dan kuat," ujar Kirby mendeskripsikan kekuatan pasukan militer Rusia.

Namun Kirby sempat memberikan pernyataan bahwa dirinya meyakini Ukraina dapat mempertahankan posisinya yang kini tengah berada di atas angin atas pasukan militer Rusia.

"Mereka telah sangat hati-hati merencanakan serangan balik ini," ujar Kirby.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pasukannya telah merebut kembali wilayah seluas 6.000 km persegi dari Rusia.

Dilansir TribunWow.com, wilayah yang berhasil direbut merupakan daerah Ukraina yang berada di timur dan selatan.

Serangan balasan bulan ini, menandai kekalahan terburuk Moskow dalam perang yang hampir berlangsung selama tujuh bulan.

Baca juga: Akui Kalah dari Ukraina? Rusia Ungkap Alasan Tarik Mundur Pasukan Militernya dari Kharkiv

Momen Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi garis depan konflik Rusia-Ukraina, Februari 2021.
Momen Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi garis depan konflik Rusia-Ukraina, Februari 2021. (YouTube AFP News Agency)

"Sejak awal September, tentara kami telah membebaskan 6.000 kilometer persegi wilayah Ukraina di timur dan selatan, dan kami bergerak lebih jauh," kata Zelensky dalam pidato hariannya, dikutip Al Jazeera, Senin (12/9/2022).

Pasukan Ukraina memperoleh lebih banyak keuntungan pada hari Senin, mendesak sampai ke perbatasan timur laut di beberapa tempat.

Selain itu, mereka mengklaim telah menangkap banyak sekali tentara Rusia sebagai bagian dari serangan kilat yang memaksa Moskow untuk mundur dengan tergesa-gesa.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Amerika SerikatRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved