Breaking News:

Terkini Internasional

Presiden China Xi Jinping akan Tinggalkan China untuk Pertama Kalinya sejak Covid-19, Ini Agendanya

Presiden China Xi Jinping benar-benar berani meninggalkan China setelah meyakini ada bahaya situasi global.

AFP/Alexei Druzhinin/Sputnik
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping berpose selama pertemuan mereka di Beijing, pada 4 Februari 2022. Terbaru, Presiden China Xi Jinping benar-benar berani meninggalkan China setelah meyakini ada bahaya situasi global. 

TRIBUNWOW.C0M - Presiden China Xi Jinping dijadwalkan akan meninggalkan negaranya.

Xi Jinping pertama kali akan meninggalkan China sejak Covid-19 melanda pada 2020 silam.

Selama lebih dari 2 tahun, Xi Jinping tak pergi dari negaranya karena Covid-19.

Baca juga: Kadyrov Murka Salahkan Tentara Rusia setelah Kharkiv Direbut Ukraina, Ancam Adukan ke Putin

Dikutip dari Channel News Asia, Xi Jinping meninggalkan China untuk bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, Senin (12/9/2022).

Kepergiaan Xi Jinping itu menunjukkan posisinya yang akan semakin kuat jadi pemimpin China sejak Mao Zedong.

Ia benar-benar berani meninggalkan China setelah meyakini ada bahaya situasi global.

Hal ini terkait dengan konfrontasi Rusia dengan Barat atas Ukraina yang menyebabkan krisis ekonomi global.

Baca juga: Beri Bantahan, Media Rusia Soroti Perkataan Jokowi soal Kedatangan Putin dan Xi Jinping ke KTT G20

Xi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Kazakhstan pada Rabu (14/9/2022).

Kemudian akan bertemu Putin di pertemuan puncak Organisasi Kerjasama Shanghai di kota kuno Jalur Sutra Samarkand di Uzbekistan, menurut Kazakhstan dan Kremlin.

Pembantu kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa Putin diperkirakan akan bertemu Xi di KTT itu.

Kremlin menolak untuk memberikan rincian tentang substansi pembicaraan.

China belum mengkonfirmasi rencana perjalanan Xi.

Pertemuan itu akan memberi Presiden Xi kesempatan untuk mengetahui pengaruhnya sementara Putin dapat menunjukkan kecenderungan Rusia terhadap Asia.

Kedua pemimpin dapat menunjukkan penentangan mereka terhadap Amerika Serikat seperti halnya Barat berusaha untuk menghukum Rusia atas perang Ukraina. (TribunWoW.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Xi JinpingChinaCovid-19RusiaVladimir Putin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved