Ratu Elizabeth II Meninggal
Pastikan Putin Tak Hadir Pemakaman Ratu Elizabeth II, Media Rusia Sorot Rencana Kedatangan Joe Biden
Rusia buka suara akan rencana kehadiran Presiden Vladimir Putin di acara pemakaman Ratu Elizabeth II yang juga akan dihadiri Presiden AS Joe Biden.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Dia mendefinisikan sebuah era. Dalam dunia yang terus berubah, dia adalah kehadiran yang stabil dan sumber kenyamanan dan kebanggaan bagi generasi orang Inggris, termasuk banyak orang yang tidak pernah mengenal negara mereka tanpa dia," kata Presiden AS Joe Biden.
"Ratu Elizabeth II adalah seorang wanita negarawan dengan martabat dan keteguhan yang tak tertandingi yang memperdalam Aliansi dasar antara Inggris dan Amerika Serikat. Dia membantu membuat hubungan kami istimewa."
"Sebagai Kepala Negara Inggris yang paling lama hidup dan paling lama memerintah, Ratu Elizabeth II secara luas dikagumi karena keanggunan, martabat, dan dedikasinya di seluruh dunia. Dia adalah kehadiran yang meyakinkan selama beberapa dekade perubahan besar, termasuk dekolonisasi Afrika dan Asia dan evolusi Persemakmuran," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
"Ratu Elizabeth II adalah teman baik Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan pernah mengunjungi Markas Besar kami di New York dua kali, terpisah lebih dari lima puluh tahun. Dia sangat berkomitmen untuk banyak kegiatan amal dan lingkungan dan berbicara dengan penuh semangat kepada para delegasi pada pembicaraan iklim COP26 di Glasgow."
"Saya ingin memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II atas dedikasinya yang tak tergoyahkan seumur hidup untuk melayani rakyatnya. Dunia akan lama mengingat pengabdian dan kepemimpinannya."(TribunWow.com/Via)