Polisi Tembak Polisi
VIDEO Ferdy Sambo Panggil Para Ajudannya Pakai HT, Diduga Mau Bicarakan Rencana Pembunuhan
Saat rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J, terlihat momen ketika Ferdy Sambo memanggil para ajudannya pakai HT.
Editor: Lailatun Niqmah
Dia menemui Sambo yang masih duduk di sofa, kali ini berdampingan dengan Putri.
Lagi-lagi, tak diketahui pembicaraan antara ketiganya di ruangan tersebut.
Baca juga: VIDEO Komnas HAM Harapkan Hasil Pemeriksaan PC soal Pembunuhan Brigadir J Dibuka di Pengadilan
Beranjak dari ruangan itu, Bharada E keluar ke depan rumah Sambo.
Dia mengambil tas berisi pistol dari dalam mobil berpelat nomor B 1 MAH.
Setelahnya, Bharada E menemui Bripka RR yang masih duduk di bangku depan rumah Sambo.
Di area tersebut juga terlihat Kuat Ma'ruf.
Detik-detik Penembakan
Proses rekonstruksi lantas berlanjut ke TKP penembakan, yakni rumah dinas Sambo yang tak jauh dari kediaman pribadinya, di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Sekitar pukul 17.06 WIB, Brigadir J, Bharada E, Bripka RR, Kuat, dan Putri bertolak dari rumah di Jalan Saguling menuju rumah Duren Tiga. Kelimanya berada dalam satu mobil.
Ini diketahui dari video animasi yang dibuat Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri berdasar hasil rekonstruksi.
Sesampainya kelima orang tersebut di rumah Duren Tiga, Sambo juga tiba dan memasuki rumah.
Tak lama, Sambo, Brigadir J, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf berkumpul di ruang tengah lantai satu rumah tersebut.
Sementara, Yosua berdiri di depan tangga.
Sesaat sebelum ditembak, Yosua diamuk Sambo.
"Kamu tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali sama saya!" kata Sambo ke Yosua, sebagaimana tayangan video Polri.
Baca juga: VIDEO Putri Candrawathi Wajib Lapor 2 Kali Seminggu karena Tak Ditahan Polisi demi Kemanusiaan