Cerita Selebriti
Deolipa Bongkar Angel Lelga Minta Rp 300 Juta untuk Produser: Katanya Raffi Ahmad, Ruben Onsu Gitu
Deolipa Yumara menuturkan jika Angel Lelga meminta uang hingga Rp 300 juta, catut bnama Raffi Ahmad dan Ruben Onsu.
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Seniman sekaligus pengacara Deolipa Yumara telah melaporkan artis Angel Lelga atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang.
Dilansir TribunWow.com melalui kanal YouTube Star Story pada Rabu (31/8/2022), karena kasus tersebut, Deolipa Yumara dirugikan hingga miliaran.
Menurut Deolipa, Angel Lelga sempat meminta uang Rp 300 juta untuk membeli gelang yang akan diberikan ke produser.

Akan tetapi, Deolipa mendapati Angel Lelga ketahuan memakai gelang tersebut.
"Itu gelang Cartier juga pusing itu, kita kirimnya Rp 300 juta an itu, enggak tahu mungkin belinya di Blok M Plaza kali ya yang Rp 10 jutaan itu, tapi dia pakai juga, harusnya ada dikasih kepada produser itu," kata Deolipa.
"Makanya nanti banyak media-media infotainment yang harus dipanggil, para produsernya karena ini begitu memalukan dunia infotainment," sambungnya.
Baca juga: Angel Lelga Dikabarkan Tolak Cinta Deolipa Yumara, sang Pengacara: Lakukan Segala Cara untuk Cinta
Selain itu Deolipa berujar Angel Lelga juga mencatut nama dari artis kenamaan Raffi Ahmad dan Ruben Onsu.
Deolipa berujar Raffi Ahmad dan Ruben Onsu juga memberikan sesuatu kepada produser agar bisa tampil di televisi.
Oleh karena itu, Deolipa meminta agar Raffi Ahmad dan Ruben Onsu mau dimintai keterangan seputaran kasus Angel Lelga.
"Dibilang maaf Pak Raffi Ahmad ya sama Pak Ruben Onsu bilang Pak Raffi Ahmad suka begitu juga sama ini itu kata Angel loh ya bukan kata saya," kata Deolipa.
Baca juga: Tak Gubris Ancaman Deolipa, Ini Alasan Penyidik Polri Belum Tangkap Putri Candrawathi
"Makanya saya nanti, mudah-mudahan Pak Raffi Ahmad juga mau, juga untuk ditanyai, Ruben Onsu juga mau ditanyai."
"Karena si Angel menyebut nama-nama mereka," sambungnya.
Berkaca dari peristiwa tersebut, Deolipa bertekad akan mereformasi di dunia entertainment Indonesia.
"Mudah-mudahan ini reformasi dunia entertain supaya ke depannya jangan orangnya itu-itu aja ya, RR, RO, kan gitu, sementara artis-artis yang lain enggak pernah bisa masuk TV karena terkena kartel media infotainment," kata Raffi Ahmad.
"Ini akan saya bongkar, karena Angel banyak cerita banyak tuh, bahkan bukti-bukti dari pihak yang ada di media," sambungnya.
Video dapat dilihat mulai menit pertama:
Deolipa Yumara Bongkar Ada Mafia di Dunia Entertainment
Deolipa Yumara terang-terangan mengungkapkan ada mafia di dunia entertainment Indonesia.
Dilansir TribunWow.com melalui kanal YouTube Serba Serbi Selebriti pada Senin (29/8/2022), Deolipa Yumara menuturkan artis yang tampil di dunia entertainment hanya itu-itu saja.
Menurut Deolipa Yumara, padahal Indonesia memiliki banyak sekali artis lainnya.
"Ini ada mafia di dunia entertain sebenarnya, jadi kita di dunia infotainment ini ada mafia-mafia pemain-pemain entertain," kata Deolipa.
"Sehingga orangnya yang tampil itu-itu aja, itu-itu aja, artisnya itu-itu aja."
"Semantara artis lain itu enggak bunyi, kan banyak artis di Indonesia ini kan."
"Ada artis penyanyi, ada artis yang hura-hura tapi kok yang tampil itu-itu aja," sambung Deolipa.
Deolipa bertekad akan membongkar mafia dunia entertainment di Polres Jakarta Selatan.
"Ternyata ada permainan mari kita bongkar Polres Jakarta Selatan," kata Deolipa.
Masih berkaitan degan kasus tersebut, Deolipa telah melaporkan artis Angel Lelga atas kasus dugaan pidana penipuan dan penggelapan uang.
Baca juga: Deolipa Yumara Bertekad Bongkar Mafia Dunia Artis di Polres Jaksel: Ternyata Ada Permainan
Diduga Angel Lelga terlibat mafia dunia entertain.
Karena mafia tersebut, Deolipa mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.
"Saya enggak pernah ngitung kerugian, soalnya saya orang kaya kan, Rp 5-6 miliar lah," ujar Deolipa.
"Rp 1,2 miliar katanya buat produser-produser, TV-TV tapi bohong."
"Baru Rp 3 miliar Tas Hermes kita juga mikir, waktu kita kasih duit kita mikir mana ada Tas Hermes Rp 3 miliar, mana ada tas sekecil itu Rp 3 miliar."
"Kita kayak orang bloon aja, tapi enggak apa-apa kita mainkan," sambungnya.
Deolipa menyebut tindakannya tersebut sebagai reformasi infotainment.
"Makanya ini adalah reformasi media infotainment ini jangan lagi menjadi kartel, selama ini jadi kartel orang-orangnya itu-itu aja kan," tutur Deolipa.
(TribunWow.com/Dian Shinta)