Terkini Nasional
Balas Teguran Amien Rais soal Cuitan Kasus KM 50, Mahfud MD: Bapak Sendiri yang Bilang
Menko Polhukam Mahfud MD membalas koreksi dari politikus Amien Rais yang keberatan pernyataannya dicatut.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Menko Polhukam Mahfud MD membalas teguran politikus senior Amien Rais saat membahas kasus Km 50.
Dilansir TribunWow.com, Amien Rais mengoreksi cuitan Mahfud MD yang disebutnya hanya mengutip setengah-setengah.
Sembari menyertakan tanggal, Mahfud MD berkeras bahwa kutipan yang ditulisnya berdasar ucapan Amien Rais yang sempat diterbitkan berbagai media.
Baca juga: Amien Rais Protes ke Jokowi, Begini Balasan Mahfud MD: Bapak Sendiri yang Buat Undang-undang
Sebagaimana diketahui, kasus Km 50 adalah penembakan terhadap enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Km 50.
Penembakan tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian yang mengklaim hanya mempertahankan diri akibat terlebih dulu diserang.
Ditanya terkait kasus ini, Mahfud MD mengutip jawaban Amien Rais bahwa Polri maupun TNI tidak terlibat dalam kasus tersebut.
"Kata Pak Amien Rais saat menyambut buku putih TP4, kasus KM 50 clear tak melibatkan TNI/POLRI. Kasusnya sdh dibawa ke pengadilan sesuai temuan Komnas HAM bhw itu pidana biasa. Komnas HAM berwenang bilang begitu berdasar UU. Meski begitu, kata Kapolri, kalau anda punya novum, sampaikan," tulisnya melalui Twitter @mohmahfudmd, Minggu (28/8/2022).
Cuitan ini langsung mendapat tanggapan dari Amien Rais yang merasa sang menteri kurang tepat mengutip pernyataannya.
"Mas Mahfud, saya lihat dalam twitter anda menyatakan, 'Menurut Pak Amien Rais kasus Km 50 sudah clear alias sudah selesai karena telah dibawa ke pengadilan'.
Ingat ya Mas Mahfud, justru kami di TP3 (Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Enam Pengawal HRS) menerbitkan buku putih 352 halaman," tulis Amien Rais.
Ia kemudian membahas terkait kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo yang sedang ditindak kepolisian.
Amien Rais mengkritisi kondisi Polri yang disebutnya semrawut dan menyinggung soal isu Konsorsium 303 Kaisar Sambo.
"Mas Mahfud, skandal moral dan kriminal yang berlangsung di tubuh Polri sekarang ini makin semrawut dan sudah berada di luar kendali kita semua.
Wajah Polri adalah wajah Presiden. Polri langsung di bawah kendali dan aba-aba Presiden.
Jangan-jangan skandal moral-kriminal yang menyangkut mafia besar yang di Mabes Polri seperti diuraikan dalam skema Kaisar Sambo konsorsium 303 akan menjadi The Beginning of the End dari rezim yang ingin 3 periode lagi," beber Amien Rais.
Melalui akun Instagram @amienraisofficial, Senin (29/8/2022), ia juga menuliskan keberatan terkait pencatutan namanya dalam pernyataan Mahfud MD.
"Saya tidak biasa menggunakan Twitter.
Tapi kali ini, saya harus mengcounter pernyataan @mohmahfudmd di cuitannya yang jelas-jelas mencatut nama saya dan tidak mengutip pernyataan saya dengan lengkap, sehingga saya perlu mengoreksi beliau. Silahkan follow twitter saya dengan nama akun: realamienrais
#tegakkankeadilan #lawankezaliman
Berikan keadilan yang seadil-adilnya untuk para korban KM 50!," tulis Amien Rais.

Baca juga: Bocorkan Informasi ke Sosmed, Cara Mahfud MD Ikut Bongkar Kasus Ferdy Sambo Dipuji Susno Duadji
Membalas teguran koleganya, Mahfud MD kembali mengingatkan perkataan yang pernah diucap Amien Rais pada Rabu (7/7/2021).
Dalam pernyataannya, Amien Rais jelas-jelas mengatakan bahwa TNI dan Polri tidak terlibat dalam kasus Km 50.
"Mohon maaf, Pak Amien. Bahwa Pak Amien sendiri yang bilang 'TNI/POLRI tidak terlibat Kasus KM 50'. Itu bukan kutipan sepotong, itu intinya. Pak Amien mengatakan itu tanggal 7 Juli 2021, saat 'Peluncuran Buku Putih' yang dibuat oleh TP3. Itu dimuat oleh berbagai media massa dengan isi yang sama," terang Mahfud MD.

Baca juga: Amien Rais Tuduh Jokowi Mau 3 Periode, Ali Ngabalin Tegur: Jangan Main Sebarkan Berita, Itu Fitnah
Menurut penelusuran TribunWow.com, pada tanggal yang disebutkan, memang benar Amien Rais menyatakan bahwa Polri dan TNI tidak terlibat kasus tersebut.
Berikut pernyataan Amien Rais seperti dikutip Wartakotalive.com, Kamis (8/7/2021).
"Setelah membaca dengan baik buku putih ini, secara kelembagaan, ini penting, Polri dan TNI sama sekali tidak terlibat dalam skenario maupun implementasi dari pelanggaran HAM berat itu," tegas Amien Rais.
(TribunWow.com)
Sebagian artikel ini diolah dari WartaKotalive.com dengan judul "Luncurkan Buku Putih, Amien Rais Pastikan Lembaga TNI-Polri Tak Terlibat Penembakan 6 Anggota FPI"