Polisi Tembak Polisi
Sosok Kamaruddin Simanjutak Pengacara Brigadir J, Akui Anak Istri Pernah Dibakar Hidup-hidup
Kamaruddin Simanjuntak merupakan pengacara yang sudah memiliki banyak mengalaman dengan sejumlah tokoh penting.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Sosok Kamaruddin Simanjutak yang kini menjadi pengacara Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat menjadi sorotan publik karena keberaniannya menguak kasus polisi tembak polisi.
Kamaruddin Simanjuntak merupakan pengacara yang sudah memiliki banyak mengalaman dengan sejumlah tokoh penting.
Bahkan, dirinya mengaku pernah mendapat ancaman saat membela kliennya hingga anak dan istrinya terseret menjadi korban ancaman.

Baca juga: Pastikan Tidak Ada Penyiksaan, Tim Forensik Autopsi Ulang Brigadir J Jawab Penyebab Luka di Jari
Lalu siapa sosok Kamaruddin Simanjuntak?
Ada kisah bagaimana pengacara Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak, begitu berani membongkar kebohongan demi kebohongan yang dirancang Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dalam kasus polisi tembak polisi.
Pada salah satu pengakuan Kamaruddin Simanjuntak, keberanian itu seolah datang dari kisah masa lalunya.
Di masa lalu, ada kisah bagaimana istri dan anak Kamaruddin Simanjuntak dibakar hidup-hidup.
Itulah yang membuatnya tak takut menghadapi atau mendampingi kasus apapun.
Kamaruddin Simanjuntak berprofesi sebagai advokat, pengacara, dan politikus yang berasal dari Tapanuli, Sumatra Utara (Sumut).
Berasal dari keluarga yang sederhana, Kamaruddin Simanjuntak lahir di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumut, pada 21 Mei 1974.
Kamaruddin Simanjuntak sudah malang melintang sebagai seorang pengacara.
Ia dikenal sebagai pengacara yang tegas dan profesional.
Kamaruddin Simanjuntak ditunjuk oleh Samuel Hutabarat, ayah mendiang Brigadir Yosua.
Berkas kemampuannya sebagai pengacara, kasus kematian Brigadir J akhirnya terungkap.
Baca juga: Bentuk Luka di Jenazah Brigadir J Sudah Berubah saat Autopsi Ulang, Tim Forensik Ungkap Alasannya
Brigadir Yosua yang dituding pelaku pelecehan seksual akhirnya terungkap ternyata dibunuh oleh atasannya Irjen Pol Ferdy Sambo.