Konflik Rusia Vs Ukraina
Pelan-pelan Gerogoti Kekuatan Rusia, Ukraina Serang Logistik dan Pangkalan Militer Putin
Pasukan Rusia mulai merasakan serangan balasan Ukraina yang menyasar logistik.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Serangkaian serangan dan bencana logistik diderita pasukan Rusia pada minggu ke-25 perang di Ukraina.
Dilansir TribunWow.com, kerugian ini dapat mengindikasikan bahwa serangan balasan yang dijanjikan Ukraina masih layak dilakukan.
Meskipun sejauh ini, tidak ada perebutan ataupun perolehan teritorial yang signifikan bagi Kyiv.
Baca juga: Robot Militer Rusia Dicibir, Disebut Hanya Beli dari Marketplace China, akan Digunakan di Ukraina?
Seperti dilaporkan Al Jazeera, Kamis (18/8/2022), Ukraina mengatakan sekitar sembilan pesawat tempur Rusia hancur pada 9 Agustus dalam ledakan di pangkalan udara Saky di Krimea.
Serangan yang terjadi 225 km di belakang garis depan konflik ini tampaknya menjadi serangan besar pertama Ukraina di pangkalan Rusia.
Citra satelit kemudian menunjukkan tujuh pesawat hancur di Saky, dan lainnya rusak parah.
Ukraina tidak secara langsung mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sempat menyinggung mengenai hal ini dalam pidato malamnya.
"Hanya dalam satu hari, penjajah kehilangan 10 pesawat tempur: sembilan di Krimea dan satu lagi ke arah Zaporizhzhia," tutur Zelensky.
Baca juga: Kabur saat Rusia Menginvasi, Warga Ukraina Bayar Orang demi Cari dan Evakuasi Kucing Peliharaannya
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan ledakan amunisi penerbangan di pangkalan itu disebabkan karena kelalaian.
Institute for the Study of War mengatakan target pangkalan Rusia ini terlalu jauh di luar jangkauan sistem yang disediakan AS.
Pasalnya, artileri roket berpemandu presisi yang digunakan dalam sistem HIMARS yang dipasok AS hanya memiliki jangkauan 80-120km.
Tetapi pasukan Ukraina diduga memiliki berbagai sistem yang dapat mereka gunakan atau modifikasi.
Tetapi sumber-sumber Ukraina mengatakan kepada New York Times bahwa serangan tersebut justru diprakarsai para partisan di belakang garis musuh.
Secara terpisah, pada hari yang sama, pasukan Ukraina menunjukkan kemampuan serangan dalam mereka dengan menghancurkan gudang amunisi di Novooleksiivka di Krimea, 150km selatan garis depan, dan di pos komando Resimen Pengawal Udara ke-217 di Maksyma Horkoho pada pantai Kherson barat daya.
Para pejabat Ukraina telah mengatakan sejak Juli bahwa Kyiv sedang mempersiapkan serangan balasan untuk merebut kembali wilayah-wilayah di oblast Kherson, dan pasukan Ukraina sering menerima pujian karena menghancurkan gudang amunisi Rusia dan titik-titik logistik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ledakan-di-pangkalan-rusia-di-krimea-ukraina.jpg)