Konflik Rusia Vs Ukraina
Kabur saat Rusia Menginvasi, Warga Ukraina Bayar Orang demi Cari dan Evakuasi Kucing Peliharaannya
Saking sayangnya dengan kucing peliharaannya, seorang wanita di Ukraina membayar orang untuk mencari dan mengevakuasi kucing keluar dari Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Svetlana Ryzhevska adalah satu dari banyak wanita yang pergi mengungsi dari Ukraina ketika pasukan militer Rusia datang menginvasi.
Saat kabur dari Ukraina, Ryzhevska meninggalkan kucing peliharaannya yang bernama Leo.
Dikutip TribunWow dari bbc, demi menyelamatkan kucingnya, Ryzhevska rela membayar orang untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Baca juga: Tiru Manuver Putin Dekati Korea Utara, Pimpinan Separatis pro-Rusia di Ukraina Surati Kim Jong Un
Ketika invasi dimulai pada Februari, Ryzhevska dan putranya yang berusia 12 tahun sempat berlindung di basemen rumah sebelum pergi dari Ukraina.
Ryzhevska yang sibuk mengurus evakuasi orangtuanya, akhirnya membayar seseorang untuk mencari dan mengavakuasi kucingnya Leo.
"Dia akhirnya menemukan Leo, dan tiga hari kemudian, saya akhirnya bisa memeluk orangtua saya dan Leo," ujar Ryzhevska.
Ryzhevska menjelaskan, saat ditemukan, Leo dalam kondisi kotor dan terluka.
Awalnya Ryzhevska dan keluarganya pergi ke Polandia, kemudian pindah ke Inggris.
Di Inggris, Ryzhevska mendapat bantuan dari seorang dokter hewan yang mengoperasi Leo sehingga Leo bisa kembali berjalan dan berburu tikus.
Di sisi lain, antusiasme masyarakat Republik Ceko untuk membantu pengungsi dari Ukraina semakin menurun seiring bertambahnya jumlah warga yang mengungsi.
Seperti yang diketahui, setelah Rusia datang menyerang, banyak warga Ukraina mengungsi ke negara-negara tetangga, mulai dari Polandia, Ceko hingga Inggris.
Dikutip TribunWow.com dari rt.com, antusiasme masyarakat untuk menolong warga Ukraina turun sebesar 10 persen.
Baca juga: Nasib para Pengungsi Ukraina, Diancam Dibuang ke Afrika hingga Jadi Target Orang Mesum
Pada survei yang dilakukan di awal April, total 70 persen responden mendukung kebijakan pemerintah untuk membantu pengungsi Ukraina.
Kini pada pertengahan Juni, angka tersebut menurun menjadi 58 persen.
Data dari lembaga survei Ceko STEM menunjukkan jumlah pengungsi Ukraina telah bertambah dari 200 ribu menjadi 300 ribu orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2mengevakuasi-kucing-peliharaannya-keluar-dari-ukraina.jpg)