Polisi Tembak Polisi
VIDEO Ayah Brigadir J soal Klaim Ferdy Sambo: Awal di Jakarta, Tembak-tembakan, Besok di Mana Lagi?
Ayah Brigadir J meminta agar Ferdy Sambo jujur dan tidak menggiring opini-opini baru terkait pembunuhan putranya.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pernyataan Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo soal pembunuhan Brigadir J mendapat sorotan dari ayah korban, Samuel Hutabarat.
Samuel Hutabarat mengatakan, omongan Irjen Ferdy Sambo belum sepenuhnya jujur.
Oleh karena itu, ia meminta Irjen Ferdy Sambo jujur tak menggiring opini-opini baru soal motif pembunuhan Brigadir J.
Seperti soal adanya peristiwa di Magelang yang dilakukan oleh Brigadir J pada istri Irjen Ferdy Sambo.
Baca juga: Keluarga Brigadir J bakal Laporkan Balik Istri Irjen Ferdy Sambo? Ini Jawaban Ayah Yosua
Samuel Hutabarat menegaskan, hingga kini pihaknya sama sekali tak percaya Brigadir J melakukan pelecehan pada Putri Candrawathi di Magelang.
Samuel pun mempertanyakan pernyataan yang kini berubah lagi seusai FS ditetapkan sebagai tersangka.
"Keterangan ini agar masyarakat bisa membangun opini-opini baru, ini hasil drama sutradara-sutradara yang pemula lah."
"Awalnya di Jakarta, di rumah dinas tembak-tembakan, besok di mana lagi?," kata Samuel, dikutip dari youTube KompasTv, Minggu (14/8/2022).
Baca juga: VIDEO Sosok KM, Sopir Ferdy Sambo yang Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Disebut Tahu Rahasia PC
Seperti diketahui, berdasarkan pengakuan FS di BAP yang diungkap Bareskrim , dirinya merencanakan pembunuhan lantaran Brigadir J telah melukai harkat dan martabat keluarganya di Magelang, Jawa Tengah.
Namun sebelumnya, pihak FS mengkalaim, tewasnya Brigadir J lantaran pelecehan terhadap PC di rumah dinasnya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Polri Telusuri Tindakan Brigadir J di Magelang
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan jajarannya kini bergerak ke Magelang, Jawa Tengah.
Bareskrim ingin mengetahui secara jelas faktor pemicu yang membuat FS tega membunuh ajudannya sendiri.
"Tim sedang ke Magelang untuk menelusuri kejadian di sana agar secara utuh kejadian bisa tergambar."
"Yang pasti hal yang dibutuhkan penyidik lah (barang bukti yang dicari)," ujar Agus, Minggu (14/8/2022) dikutip Kompas.com.