Polisi Tembak Polisi
Yakin Brigadir J Tewas demi Lindungi Istri Ferdy Sambo, Keluarga: Jiwa Kami Memberontak
Keluarga Brigadir J meyakini bahwa mendiang dibunuh demi melindungi atasannya, PC selaku istri Irjen Ferdy Sambo.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Motif pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J kini masih abu-abu.
Dilansir TribunWow.com, keluarga pun menyerukan pada atasan mendiang, PC selaku istri Irjen Ferdy Sambo untuk bicara jujur.
Pasalnya, pihak keluarga merasa yakin bahwa Brigadir J dibunuh karena melindungi PC.
Baca juga: Strategi Timsus Dapatkan Pengakuan Bharada E, Datangkan Orangtua hingga Singgung Ancaman Hukuman
Diketahui, sejak awal kasus ini diungkap, keluarga Brigadir J merasa yakin bahwa sang anak telah dianiaya dan dibunuh.
Dan kini setelah 4 tersangka ditetapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dugaan tersebut terbukti benar.
Selain itu, keluarga juga menolak adanya dugaan pelecehan oleh Brigadir J terhadap PC.
"Dari awal memang kami membantah anak kami orang yang melakukan pelecehan, karena kami tahu sifat anak kami," tegas Roslin.
"Justru semakin dibilang anak kami melakukan pelecehan, jiwa kami semakin memberontak, karena kami tahu sifat anak kami dari kecil itu penyayang."
Alih-alih melakukan pelecehan, keluarga merasa yakin bahwa Brigadir J justru tewas demi melindungi PC.
"Secara pribadi kami merasa almarhum ini karena melindungi Ibu Putri makanya nyawanya jadi hilang," ungkap Roslin.

Baca juga: Analisa Raut Wajah Istri Irjen Ferdy Sambo, Pakar Sebut Ada Indikasi Ketidakstabilan Emosi
Mewakili keluarga Brigadir J di Muaro Jambi, Jambi, Roslin berharap seluruh pihak yang terlibat bisa segera terungkap.
Selain itu, ia meminta mereka yang bersalah segera ditindak tegas oleh Kapolri.
"Harapan dari keluarga, kiranya tim khusus yang dibentuk Kapolri boleh mengungkap semua yang terlibat dalam kasus ini," kata Roslin.
"Kalau memang masih ada orang lainnya yang masih membantu untuk menutupi kasus anak kami almarhum Brigpol Yosua, mohon agar ditindak dengan setegas-tegasnya."
Khusus untuk PC, Roslin meminta agar istri eks Kadiv Propam Polri itu bersedia memberi keterangan.