Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Buka-bukaan soal Perang Informasi, Staf Zelensky Sebut Ukraina Perangi Rusia secara Kreatif

Seluruh komentar pejabat publik Ukraina terkait konflik melawan Rusia adalah bagian dari perang informasi yang dilakukan pemerintah Zelensky.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube BBC NEWS
Kondisi tempat persembunyian tentara Ukraina yang berada di garis depan di Kharkiv. Seluruh komentar pejabat publik Ukraina terkait konflik melawan Rusia adalah bagian dari perang informasi yang dilakukan pemerintah Zelensky. 

“Semua rumor lainnya adalah propaganda dangkal yang bertujuan untuk mengganggu pasokan,” cuit Podolyak.

Baca juga: Nyatakan Rusia Negara Teroris, Ukraina Kecam Serangan ke Vinnytsia yang Ikut Tewaskan 3 Anak-anak

Bantuan Senjata ke Ukraina Diduga Dijual di Darknet

Sejak berkonflik melawan Rusia, Ukraina kerap mendapat bantuan senjata khususnya dari negara-negara barat, mulai dari Amerika Serikat (AS), Prancis, hingga Inggris.

Sebuah investigasi yang dilakukan oleh media asal Rusia RT, beberapa senjata kiriman negara barat untuk Ukraina ditemukan dijual bebas di darknet.

Dikutip TribunWow.com dari kompas.com, darknet diketahui merupakan sisi gelap internet yang hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu.

Sebuah investigasi yang dilakukan oleh media asal Rusia RT, beberapa senjata kiriman negara barat untuk Ukraina ditemukan dijual bebas di darknet.
Sebuah investigasi yang dilakukan oleh media asal Rusia RT, beberapa senjata kiriman negara barat untuk Ukraina ditemukan dijual bebas di darknet. (rt.com)

Baca juga: AS Ikut Konflik Ukraina-Rusia, Biden Panen Kritik Disindir Trump hingga Diminta Fokus Urus Utang

Konten yang ada di darknet diketahui berhubungan dengan tindak kriminal, mulai dari layanan transaksi narkoba, peretasan, pencucian uang, pornografi anak, hingga menyewa pembunuh bayaran.

Berdasarkan penelusuran tim investigatif rt.com, ditemukan senjata kiriman Inggris berupa misil anti-tank.

Senjata anti-tank ini dihargai 15 ribu dollar atau setara Rp 200 juta.

Sebagai informasi, harga misil anti-tank buatan Inggris tersebut dijual secara resmi dengan harga Rp 400 juta.

Selain senjata buatan Inggris, ditemukan juga drone hantu buatan AS yang dijual seharga puluhan juta rupiah.

Tim investigatif rt menjelaskan, pihaknya tidak menjalankan transaksi hingga memeroleh barang tersebut sehingga masih ada kemungkinan penjual di darknet tersebut hanyalah penipu.

Baca juga: Alasan Putin Terima Sejumlah Pimpinan Negara Pakai Meja Panjang, Berbeda saat Bertemu dengan Jokowi

Namun tim investigatif rt turut menemukan adanya tambahan jasa penyelundupan senjata dari Ukraina ke Polandia.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa para penyelundup senjata telah memiliki koneksi dengan para penjaga perbatasan Polandia-Ukraina.

Pada bulan Juni 2022, Kepala Polisi Internasional, Jurgen Stock telah memperingatkan akan potensi senjata bantuan negara barat dijual secara bebas di pasar gelap.

"Kelompok kriminal mencoba memanfaatkan situasi kacau dan ketersediaan senjata, bahkan (senjata) yang digunakan oleh pasukan militer, termasuk senjata berat," kata Stock.

Stock mengatakan, jual beli senjata ini tidak hanya terbatas kepada negara tetangga, namun ada kemungkinan di jual antar benua. (TribunWow.com/Anung/Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

Sumber: TribunWow.com
Halaman 4/4
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaRusiaUkrainaVladimir PutinVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved