Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Presiden Ukraina Ingin Warga Rusia Dilarang Pergi ke Negara Lain agar Mereka Sadar Salah Pilih Putin

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ingin mengajak seluruh negara di dunia melarang datangnya warga Rusia ke negara mereka.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube The Independent
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu dengan aktris Amerika Serikat (AS) Jessica Chastain di Kyiv/Kiev. 

Sebuah pesan yang diposting di samping data mengatakan dia harus 'dihancurkan' dan sekarang wanita itu secara teratur menerima ancaman kematian, mutilasi, dan pemerkosaan.

Banyak dari pesan kebencian itu turut menyertakan gambar-gambar mengerikan.

"Secara harfiah semua teman saya dibanjiri pesan. Seseorang menelepon setiap tiga menit dari nomor yang tidak dikenal, email datang setiap menit, semua surat macet (saya jadi tidak punya pekerjaan), telepon tidak berguna," tutur Zemliana.

"Dan 25 ribu bot terdaftar di Instagram saya dalam beberapa jam."

Setelah melaporkan ancaman kepada polisi, dia mengatakan bahwa dia diberitahu situasinya sangat serius.

Melalui postingan di Facebook pribadinya, Zemliana berkata ia harus mencari suaka di luar ibu kota Polandia.

"Saya telah dipaksa untuk meninggalkan Warsawa di bawah perlindungan, karena bisa berbahaya bagi saya di sana," tulis Zemliana.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa saya harus melarikan diri dua kali."

Diketahui, Andreyev dihadang oleh pengunjuk rasa ketika ia mencoba untuk menandai Hari Kemenangan - penyerahan Nazi Jerman pada tahun 1945 - pada upacara Militer Soviet di ibu kota Polandia.

Dia dihalangi memasuki pemakaman oleh kerumunan yang mengibarkan bendera Ukraina di wajahnya dan meneriakkan 'fasis' sebelum orang-orang mulai melemparkan barang-barang ke arahnya.

Andreyev dan petugas keamanannya dipukul beberapa kali dengan proyektil sebelum Zemliana menyiramnya dengan darah palsu.

Menteri Luar Negeri Polandia Zbigniew Rau kemudian menyebut insiden itu menyedihkan, meskipun Menteri Dalam Negeri Mariusz Kaminski mengatakan kemarahan di balik protes itu dapat dimengerti.

Kaminski menambahkan bahwa duta besar telah diperingatkan untuk tidak menghadiri pemakaman sebelum serangan itu.

Andreyev kemudian mengatakan bahwa dia tidak terluka selama serangan itu.

Namun insiden itu menambah ketegangan yang telah terbangun antara Rusia dan negara-negara bekas Soviet lainnya sejak invasi ke Ukraina. (TribunWow.com/Anung/Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/3
Tags:
UkrainaKonflik Rusia Vs UkrainaRusiaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved