Polisi Tembak Polisi
VIDEO Komnas HAM Dapat Bukti Baru seusai Periksa Ajudan dan ART Irjen Ferdy Sambo, Apa Itu?
Komnas HAM menjelaskan terkait hasil pemeriksaan ajudan dan ART Ferdy Sambo.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Komnas HAM mendapatkan bukti baru terkait kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Hal itu diungkapkan oleh Komisioner Komnas HAM, Mohammad Choirul Anam dalam keterangan pers di Gedung Komnas HAM, Senin (1/9/2022).
Choirul Anam menyebut pihaknya telah mendapat hasil pemeriksaan ajudan dan asisten rumah tangga Kadiv Propam Non Aktif, Irjen Ferdy Sambo, Senin (1/8/2022).
Baca juga: VIDEO Kuasa Hukum Bharada E Sesalkan Pihak yang Komentari Autopsi Brigadir J: Seakan-akan Benar
Sebagaimana diketahui, Aide de camp (Adc) atau ajudan dan asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta Pusat, Senin.
Melalui pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah informasi.
Menurut Choirul Anam, Komnas HAM mendalami soal hubungan antar ajudan hingga ajudan dengan pihak istri Ferdy Sambo.
"Kami mendalami hubungin-hubungan anatara adc dengan adc, adc dengan pihak Pak Sambo (Irjen Ferdy Sambo) maupun Bu Putri (Istri Ferdy Sambo)."
"Informasinya semakin kaya," kata Choirul Anam.
Lebih lanjut, Choirul Anam menyebut, pihaknya mendapatkan hasil tes PCR dan dokumen yang dapat memperkuat konstrain waktu kejadian tewasnya Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Baca juga: VIDEO - Datangi Rumah Irjen Ferdy Sambo, Timsus Dalami Jarak Baku Tembak Brigadir J dan Bharada E
"Kedua, kami mendapatkan hasil PCR, walaupun petugas PCR belum sempat datang," jelas Choirul Anam.
"Kami juga mendapatkan dokumen, dokumen ini memperkuat konstrain waktu kejadian kasus penembakan Brigadir J. Dokumen ini yang akan kami cek validitasnya," imbuhnya.
Choirul Anam menambahkan, Komnas HAM akan meminta keterangan Puslabfor Polri terkait uji balistik yang menyangkut kematian Brigadir J.
Diketahui, ajudan dan ART Ferdy Sambo telah mendatangi gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022).
Mereka memenuhi panggilan Komnas HAM untuk menjalani pemeriksaan terkait baku tembak yang menewaskan Brigadir J.
Salah satu ajudan yang diperiksa Senin ini, merupakan ajudan yang pekan lalu belum bisa hadir dalam pemeriksaan pada Selasa (26/7/2022).